Menko PMK Utarakan Lima Kemampuan Utama untuk Bekal Mahasiswa Bersaing di Kancah Global

- Penulis

Minggu, 17 September 2023 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTÀK.ID, JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengutarakan, terdapat lima kemampuan utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa untuk dapat bersaing di tengah arus perkembangan global guna menunjang cita-cita menuju Indonesia Emas pada tahun 2045.

Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Taaruf Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Riau Tahun Akademik 2023/2024 dengan tema “Pengembangan Karakter Mahasiswa PTMA” di Halaman Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau, pada Sabtu (16/9/2023)

Lima poin yang diaampaikan oleh Muhadjir itu diantaranya, critical thinking, creativity and innovation, communication skill, collaboration, dan confident. Menurutnya, apabila kelima poin tersebut dapat dimiliki oleh para mahasiswa

“Lima ‘C’ ini penting dimiliki oleh para mahasiswaa agar menjadi mahasiswa yang unggul dan dapat bersaing di kancah global,” ucap Muhadjir.

Dihadapan ribuan mahasiswa baru yang hadir, Muhadjir menjelaskan secara detail mengenai lima poin tersebut, dimana pada poin critical thinking mengharuskan mahasiswa untuk dapat mempunyai kemampuan berfikir kritis dalam menerima pembelajaran dan berbagai masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Hal itu dapat dipadukan dengan poin kedua yakni creativity and innovation. Dimana mahasiswa harus kreatif dan memiliki inovasi dalam mencermati sesuatu sebagaimana yang telah dituangkan dalam konsep merdeka belajar.

Sementara itu, pada poin communication skill, Muhadjir menjelaskan bahwa mahasiswa harus pandai dalam berkomunikasi dan terampil dalam menggunakan teknologi digital. Upaya itu dilakukan untuk dapat menghindarkan diri dari pengaruh negatif perkembangan teknologi, dan pada saat yang sama memanfaatkan dengan baik modernisasi tersebut.

Sedangkan pada poin ketiga mengenai collaboration, mahasiswa diharuskan dapat membangun jaringan sebagai bagian dalam membangun kerja sama antar individu atau kelompok. Menurutnya, saat ini bukan lagi eranya berkompetisi, melainkan era untuk membangun kolaborasi dan mengisi kekurangan satu sama lain.

Keempat poin tersebut diimbangin dengan poin confident sebagai kemampuan terkahir yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Rasa percaya diri harus dibangun untuk dapat menjadi generasi yang unggul dan dapat berkontribusi dalam perkembangan bangsa Indonesia.

“Critical thinking, creativity and innovation, communication skill, collaboration, dan confident. Itu lima poin penting yang harus dipegang oleh mahasiswa,” ujar Muhadjir.

Dalam kesempatan kunjungannya ke Universitas Muhammadiyah Riau, Muhadjir juga menyempatkan diri mengunjungi proses pembangunan eco-park yang sedang dilakukan oleh kampus tersebut. Berdasarkan informasi yanh diperoleh, taman itu nantinya akan menjadi pusat pembelajaran luar ruangan sebagai bagian dari sarana penunjang belajar mengajar di kampus.

Setelah diperlihatkan kerangka desain bangunan yang hampir separuhnya rampung itu, Muhadjir juga berkesempatan untuk melakukan penanaman pohon sebagai simbol pendirian bangunan hijau dan ramah terhadap lingkungan. Dalam prosesi penanaman pohon itu, Muhadjir didampingi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Riau Saidul Amin dan sejumlah pejabat kampus yang hadir.


Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru