Menko PMK Tinjau Penataan Kawasan Medan Belawan Bahari untuk Percepat Pengurangan Kemiskinan Ekstrem

- Penulis

Minggu, 18 Februari 2024 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko  PMK saat tinjau kawasan Medan Belawan penuh dengan sampah.

Menko PMK saat tinjau kawasan Medan Belawan penuh dengan sampah.

RENTAK.ID – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, Kawasan Medan Belawan Bahari yang sering terkena banjir rob saat air laut pasang dan memiliki permasalahan lingkungan.

Diantaranya banyak timpukan sampah, kurangnya drainase, air bersih dan banyak rumah tidak layak huni.

“Hal ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk menangani kemiskinan ekstrem khususnya di wilayah kumuh,” kata Muhadjir Effendy, Sabtu (17/2/2024).

Pemerintah melalui Kementerian PUPR bersama berbagai instansi terkait telah melakukan penataan ulang kawasan Belawan Bahari dengan menggunakan roadmap pembangunan menyeluruh dan jangka panjang.

Upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian PUPR, antara lain melakukan pengerjaan saluran drainase, normalisasi saluran pipa, konstruksi air bersih dengan reservois glass steel.

Pembangunan jalan lingkungan, ruang terbuka publik, lokasi penjemuran ikan, dan pembangunan rumah tidak layak huni yang ambruk terkena rob.

Selain itu, Kementerian PUPR juga berencana membangun rumah susun untuk menjadi kawasan rumah layak huni bagi warga Kawasan Belawan Bahari.

Untuk penanganan banjir rob, juga dibangun 7 pintu air yang akan mengalirkan air dan mengurangi risiko tergenangnya pemukiman warga.

“Pembangunan kawasan Belawan Bahari masih berlangsung dan baru mencapai sekitar 30 persen dari target yang ditentukan,” ujar Muhajir.

Namun, pemerintah optimis dapat menyelesaikannya pada tahun 2024. Menko PMK berharap bahwa penataan dan pembangunan Kawasan Belawan Bahari dapat membantu mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di Sumatera Utara.

Dalam upaya menanggulangi kemiskinan ekstrem di wilayah kumuh, Menko PMK menyatakan bahwa selain dengan skema pengurangan beban pengeluaran dan peningkatan pendapatan, juga dapat dilakukan melalui pembangunan wilayah ekosistem pesisir. ***

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru