Menaker Yassierli: BLK Harus Antar Peserta Sampai Dapat Kerja Nyata

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli di Kabupaten Lahat (dok. kemaker)

Menaker Yassierli di Kabupaten Lahat (dok. kemaker)

LAHAT – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) tidak boleh berhenti hanya pada proses pelatihan dan penerbitan sertifikat. Menurutnya, pelatihan vokasi harus berujung pada peluang kerja yang nyata bagi peserta.

Menaker meminta agar lulusan BLK dikawal hingga benar-benar terhubung dengan dunia kerja, melalui penguatan penempatan tenaga kerja serta jejaring yang solid dengan dunia usaha dan industri.

“Kebutuhan publik hari ini sebenarnya sederhana, pelatihan itu harus berujung pada pekerjaan. Karena itu BLK tidak cukup hanya mengajar, tapi juga harus menyiapkan jalan masuk ke dunia kerja agar keterampilan yang dipelajari tidak berhenti di ruang kelas,” ujar Yassierli saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di BLK Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, BLK milik Kementerian Ketenagakerjaan saat ini diposisikan memiliki empat fungsi utama, yakni sebagai pusat pelatihan vokasi, pusat inovasi, pusat kewirausahaan, dan pusat pengembangan produktivitas.

“Kalau kita sudah memposisikan BLK seperti empat fungsi itu, artinya kita sudah berada di jalur yang tepat,” tegasnya.

Yassierli mengungkapkan, model integrasi antara pelatihan dan penempatan kerja telah diterapkan di BLK Kemnaker, dengan tingkat penempatan lulusan mencapai sekitar 70 persen. Capaian tersebut didorong oleh keterkaitan erat antara materi pelatihan dan kebutuhan pasar kerja.

Model ini, lanjutnya, dapat direplikasi oleh BLK milik pemerintah daerah agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), khususnya fungsi pengantar kerja, dalam mengawal lulusan setelah pelatihan selesai.

“Sebanyak 70 persen peserta yang kita latih, kita fasilitasi sampai kita hantarkan ke tempat kerja. Karena itu di Dinas Ketenagakerjaan ada fungsi pengantar kerja, mereka yang harus mengawal. Balai juga harus punya kolaborasi dan jejaring dengan industri,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Menaker juga menjelaskan bahwa PBK di BLK Lahat merupakan pelatihan yang didanai melalui hibah APBN sebanyak tujuh paket. Ia berharap dana hibah tersebut dapat dioptimalkan untuk memperkuat kapasitas pelatihan sekaligus menjadi fondasi pengembangan program ke depan.

Ke depan, Yassierli berharap pelatihan di BLK Lahat dapat berlanjut ke tahap berikutnya. “Nanti akan kita lanjutkan dengan batch kedua, ketiga, dan keempat. Kita ingin SDM di Kabupaten Lahat ini benar-benar muncul dan menjadi calon-calon SDM terbaik bangsa di masa mendatang,” pungkasnya.

Penulis : guntar

Editor : gunawan tarigan

Berita Terkait

PERMAHI Nilai POLRI Berhasil Ciptakan Situasi Kondusif Selama Ramadhan
Menaker: Program Magang Nasional Buka Peluang Rekrutmen bagi Lulusan Baru
KKP Dorong Pembangunan SPBUN di Kampung Nelayan Merah Putih Jepara
AHY Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Cap Go Meh, Tegaskan Pembangunan Berpihak pada Rakyat Singkawang
FSPMI dan Partai Buruh Aksi 4 Maret, Soroti Impor Mobil hingga THR Belum Dibayar
Kabupaten Sumbawa Perkuat Budidaya Mutiara dan Lobster, Produktivitas Nelayan Dipacu
KSPI dan Partai Buruh Kaji Klausul Perjanjian Dagang RI–AS soal Outsourcing dan PKWT
Lulusan SMA-SMK Bisa Ikut Pelatihan Gratis, Kemanaker Buka Program Vokasi 2026

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:10 WIB

PERMAHI Nilai POLRI Berhasil Ciptakan Situasi Kondusif Selama Ramadhan

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:28 WIB

Menaker: Program Magang Nasional Buka Peluang Rekrutmen bagi Lulusan Baru

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:29 WIB

KKP Dorong Pembangunan SPBUN di Kampung Nelayan Merah Putih Jepara

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:10 WIB

AHY Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Cap Go Meh, Tegaskan Pembangunan Berpihak pada Rakyat Singkawang

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:26 WIB

FSPMI dan Partai Buruh Aksi 4 Maret, Soroti Impor Mobil hingga THR Belum Dibayar

Berita Terbaru

Hiburan

In Memoriam Vidi Aldiano, Suara Hangat Pop Indonesia

Sabtu, 7 Mar 2026 - 21:16 WIB