RENTAK.ID – Pencarian korban banjir besar yang menerjang Kota Padangsidimpuan sejak Kamis (13/3/25) akhirnya membuahkan hasil.
Selasa (18/3) pagi, satu jasad pria dewasa berhasil ditemukan tersangkut di tumpukan kayu dan semak di aliran Sungai Batang Angkola, tepatnya di Desa Purbatua PK, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padangsidimpuan, Harnovil, mengungkapkan jenazah ditemukan sekitar lima kilometer dari titik awal korban dinyatakan hilang.
“Jenazah langsung dievakuasi untuk proses identifikasi, termasuk pencocokan DNA dengan pihak keluarga,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, dua warga Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, yakni Ali Rasmi Hasibuan (47) dan Bangun Hutabarat (70), hilang terbawa derasnya arus sungai usai banjir bandang yang terjadi Kamis malam hingga Jumat dini hari.
Menurut keterangan warga, kedua korban terakhir kali terlihat masih berbelanja di salah satu warung tak jauh dari lokasi kerja mereka, sebelum banjir melanda.
Salah satu kerabat korban, Siti Marlina, yang merupakan keponakan Bangun Hutabarat, menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa ini.
“Kami sekeluarga masih berharap keajaiban untuk paman saya yang belum ditemukan. Semoga proses pencarian berjalan lancar,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Senada dengan itu, Rudi Hasibuan, kakak dari Ali Rasmi, menuturkan bahwa keluarga besar masih menanti kepastian.
“Satu korban sudah ditemukan, semoga segera ada kabar baik mengenai adik saya. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terus berupaya mencari,” ucapnya.
Pihak BPBD bersama tim SAR dan warga masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang belum ditemukan.
Masyarakat juga diimbau tetap siaga mengingat curah hujan di wilayah Padangsidimpuan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. ***
Editor : Ayham
Sumber Berita: Antaranews.com













