Madam Thai Huong Pengusaha Vietnam Siap Tanam Modal Besar di Peternakan Sapi, Mentan Amran: Kami Dukung Penuh!

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madam Thai Huong pengusaha asal Vietnam akana investasi peternakan di Indonesia. (dok. hphunuphapluat.nguoiduatin.vn)

Madam Thai Huong pengusaha asal Vietnam akana investasi peternakan di Indonesia. (dok. hphunuphapluat.nguoiduatin.vn)

JAKARTA – Sektor peternakan Indonesia berpotensi menerima suntikan investasi besar dari Vietnam. Madam Thai Huong, Chairman TH Group Vietnam, secara langsung menemui Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Jakarta pada Kamis (13/2/2025) untuk membahas peluang pengembangan industri susu nasional.

“Indonesia memiliki potensi besar di sektor peternakan, dan kami melihat ini sebagai peluang strategis untuk berkontribusi pada peningkatan produksi susu dan daging sapi,” kata Madam Thai Huong.

Mentan Amran menegaskan bahwa kebutuhan susu dan daging sapi nasional saat ini jauh melebihi kapasitas produksi dalam negeri. Saat ini, produksi susu segar hanya memenuhi sekitar 20% dari kebutuhan nasional, dengan defisit mencapai 4,9 juta ton. Program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah turut menambah kebutuhan susu segar hingga 3,6 juta ton.

“Indonesia harus meningkatkan produksi agar bisa menutup kekurangan 8,5 juta ton susu segar dan 0,88 juta ton daging sapi. Oleh karena itu, kami menyambut baik investasi TH Group Vietnam dan akan memberikan dukungan penuh,” ujar Amran.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah akan memberikan berbagai insentif, mulai dari pembebasan bea impor untuk ternak dan peralatan industri susu hingga skema pendanaan berbunga kompetitif serta asuransi usaha peternakan.

Untuk mendukung investasi ini, Kementerian Pertanian telah menyiapkan tiga lokasi strategis bagi peternakan susu skala besar, yakni di Wajo-Sidrap (Sulawesi Selatan), Barito Utara-Barito Selatan (Kalimantan Tengah), dan Poso (Lembah Napu, Sulawesi Tengah). Selain lahan, pemerintah juga menjamin infrastruktur penunjang seperti akses jalan, listrik, air bersih, serta fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi pekerja.

“Keberhasilan investasi ini tidak hanya bergantung pada lahan, tetapi juga pada infrastruktur yang baik. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menyediakan akses jalan, listrik stabil, serta layanan kesehatan dan pendidikan bagi pekerja,” tambah Amran.

Sebagai bagian dari strategi swasembada pangan, pemerintah menargetkan mendatangkan 200 ribu ekor sapi perah dan 200 ribu ekor sapi pedaging dalam tahun ini. Dengan adanya kerja sama dengan TH Group Vietnam, diharapkan produksi susu dalam negeri meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. ***

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BULOG Ultah ke-59, Target Stok Beras Nasional Tembus 6 Juta Ton
HUT ke-59 BULOG, Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Serahkan Bantuan Sembako untuk PJLP
BULOG Buka Gudang ke Mahasiswa, Stok Beras Nasional Tembus 5,2 Juta Ton
Ketua Komisi III DPR RI Kunjungi BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Stok di Gudang BULOG Cukup
Produksi Udang Vaname Kebumen Tembus 46 Ton, Program BUBK KKP Tunjukkan Hasil Nyata
BULOG Pastikan Distribusi Minyakita Berjalan Lancar, Harga Tetap Stabil
BULOG Dorong Asuransi Pertanian di Indramayu untuk Cegah Gagal Panen dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Panen Raya di Tulungagung Perkuat Cadangan Beras, BULOG Serap Ribuan Kilogram Gabah Petani

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:25 WIB

BULOG Ultah ke-59, Target Stok Beras Nasional Tembus 6 Juta Ton

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:44 WIB

HUT ke-59 BULOG, Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Serahkan Bantuan Sembako untuk PJLP

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:14 WIB

BULOG Buka Gudang ke Mahasiswa, Stok Beras Nasional Tembus 5,2 Juta Ton

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:58 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Kunjungi BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Stok di Gudang BULOG Cukup

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:41 WIB

Produksi Udang Vaname Kebumen Tembus 46 Ton, Program BUBK KKP Tunjukkan Hasil Nyata

Berita Terbaru