RENTAK.ID – Kolaborasi penyanyi Liebie dan DJ Stroo lewat lagu “Lurus Mentok Belok Kanan” mendapat sambutan positif dari penonton. Keduanya tampil enerjik dalam mini showcase mini album Lurus Mentok Belok Kanan di pentas musik SMA 50 Cipinang Muara, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2026).
Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi EP terbaru Liebie yang dirilis di bawah bendera Stoodio Music. Dalam karya terbarunya, penyanyi asal Jakarta itu memasuki babak baru perjalanan musik dengan mengeksplorasi genre dangdut remix dan menggandeng DJ Stroo untuk menghadirkan warna elektronik yang lebih kekinian.
“Lurus Mentok Belok Kanan” dipilih sebagai focus track dalam EP yang berisi tiga lagu. Selain lagu tersebut, EP ini memuat “Sakitnya Bukan Main”, karya Liebie yang bercerita tentang rasa sakit seorang perempuan karena cinta, serta “Jangan-Jangan”.
Berbeda dari dua lagu lainnya, “Lurus Mentok Belok Kanan” merupakan lagu yang diciptakan dan diaransemen DJ Stroo. Lagu tersebut mengusung nuansa breakbeat, genre musik elektronik yang berkembang dari klub-klub Indonesia dan dalam beberapa tahun terakhir semakin mendapat tempat di berbagai kalangan, termasuk Gen Z.
Perpaduan beat elektronik dengan karakter vokal Liebie menghasilkan lagu yang ceria dan danceable. Liriknya mengangkat kisah seorang perempuan yang meminta kepastian dari kekasihnya, sehingga tetap membawa tema relasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Bagi Liebie, kolaborasi tersebut menjadi pengalaman baru dalam perjalanan kariernya.
“Walaupun bukan kolaborasi pertama kali, tapi bagi saya ini menjadi sesuatu yang baru di perjalanan karir musik saya. Apalagi ada kolaborasi dengan DJ yang bawain dangdut remix. Harapannya bisa diterima semua kalangan, dan cerita di lagu ini bisa relate dengan banyak orang,” ujar Liebie.
Kolaborasi Liebie dan DJ Stroo bermula dari pertemuan keduanya secara tidak sengaja di sebuah acara musik. Keduanya merasa cocok dan kemudian sepakat menggarap karya bersama.
DJ Stroo kemudian menawarkan materi lagu yang telah disimpannya sejak 2022. Liebie langsung tertarik ketika mendengarkan materi tersebut. Proses produksinya pun berlangsung relatif singkat, yakni sekitar satu pekan hingga lagu siap dirilis.
DJ Stroo mengatakan lagu tersebut memang telah lama disiapkan. Ia terinspirasi dari perkembangan breakbeat yang menurutnya merupakan salah satu genre elektronik dengan karakter kuat Indonesia.
“Materi lagu ini sebenarnya sudah lama aku ciptakan, sekitar tahun 2022 lalu. Berawal saat aku melihat fenomena berkembangnya musik bergenre Breakbeat yang lahir dan besar di club-club Indonesia, tapi tak banyak DJ Producer lokal yang merilis lagu dengan genre musik yang sangat Indonesia ini,” ungkap DJ Stroo.
Menurutnya, popularitas breakbeat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa genre tersebut tidak lagi terbatas pada lingkungan klub.
“Padahal beberapa waktu terakhir genre ini faktanya digemari berbagai kalangan, termasuk Gen Z. Selama ini aku memang belum nemu penyanyi yang tepat untuk lagu ini, dan saat ketemu Liebie aku rasa dia yang pas menyanyikannya. Apalagi dengan lirik yang relate dengan banyak orang, seperti lagu-lagu Liebie sebelumnya,” lanjutnya.
Selain merilis EP, Liebie juga menyiapkan video musik untuk “Lurus Mentok Belok Kanan”. Liebie bersama DJ Stroo juga akan melanjutkan rangkaian promosi di sejumlah wilayah untuk memperkenalkan karya kolaborasi mereka kepada pendengar yang lebih luas.
EP Lurus Mentok telah tersedia di berbagai platform musik digital sejak pertengahan Juli 2026.
Dalam penampilan di SMA 50 Cipinang Muara, Liebie mengaku senang melihat respons penonton terhadap karya terbarunya. Sambutan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Liebie dan DJ Stroo untuk terus membawa “Lurus Mentok Belok Kanan” ke lebih banyak panggung. ***






