KPPU Soroti Kenaikan Harga Beras; Dorong Peran Strategis Bulog untuk Stabilkan Pasar

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tumpukan beras Bulog di Tanjung Priok. (lazir-rentak.id)

Ilustrasi tumpukan beras Bulog di Tanjung Priok. (lazir-rentak.id)

JAKARTA – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa menegaskan pentingnya peran Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras di tengah fenomena kenaikan harga jual beras premium dan medium di pasar ritel.

“Menyikapi fenomena kenaikan harga beras, KPPU mendorong urgensi peran Perum Bulog, khususnya dalam fungsi stabilisasi pasar. Meskipun porsi penguasaan pasokan Bulog relatif kecil, perannya tetap strategis untuk memengaruhi pergerakan harga agar lebih stabil,” ujar Fanshurullah di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perhimpunan Penggilingan Padi Indonesia (Perpadi), hingga Agustus 2025, produksi beras nasional mencapai 24,95 juta ton. Dari jumlah tersebut, Bulog hanya menguasai sekitar 17,2 persen atau 4,2 juta ton, dan lebih dari 99 persen di antaranya merupakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

KPPU juga menemukan bahwa harga beras premium dan medium di hampir seluruh wilayah telah berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. “Kami melakukan survei lapangan ke tingkat penggilingan, distributor, dan pasar pengecer untuk mengidentifikasi faktor penyebab, termasuk kemungkinan hambatan di rantai pasok atau praktik usaha yang berpotensi memengaruhi harga dan kualitas beras,” jelas Fanshurullah.

Menurutnya, hasil kajian tersebut akan menjadi masukan bagi semua pemangku kepentingan agar koordinasi pengendalian harga dapat berjalan efektif, baik di tingkat pusat, daerah, maupun pelaku usaha. “Dengan peran Bulog sebagai pengelola cadangan pangan nasional, peningkatan kapasitas dan dukungan kebijakan sangat diperlukan untuk mengendalikan harga, menjaga kualitas beras di pasaran, serta memastikan keterjangkauan bagi masyarakat,” tegasnya.

Penulis : amanda az

Editor : lazir

Berita Terkait

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara
BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa
BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula
Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
BULOG Punya Stok 4,9 Juta Ton, Beras Siap Digelontorkan untuk Jaga Harga Sesuai HET
Harga Emas Antam Hari Ini 4 September 2026: Berpotensi Turun ke Rp2,6 Juta, tapi Bisa Naik Lagi
Bantuan Pangan Beras Dipercepat, BULOG Salurkan 30 Kg untuk Warga di Papua dan Maluku

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:52 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Tembus USD 3 Miliar, Produk RI Masuk 152 Negara

Jumat, 11 September 2026 - 10:14 WIB

BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 09:39 WIB

339,5 Kg Lobster Budi Daya Batam Laku di Singapura, KKP Bidik Jawa

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Ritel Modern, Pasokan Disiapkan 75 Ribu Ton per Bula

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Turun ke Pasar, BULOG Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Berita Terbaru