KKP Bantu Nelayan Terdampak Pagar Laut Tangerang Jadi Lebih Produktif

- Penulis

Minggu, 9 Februari 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKP menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cituis, Teluknaga, Tangerang, Banten.(dok kkp)

KKP menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cituis, Teluknaga, Tangerang, Banten.(dok kkp)

TANGERANG –  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Melalui berbagai program seperti penyaluran bantuan, pelatihan peningkatan kapasitas, hingga pemberian beasiswa pendidikan bagi anak nelayan, KKP berupaya membawa perubahan nyata bagi kehidupan para pelaku utama sektor kelautan dan perikanan.

KKP menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cituis, Teluknaga, Tangerang, Banten, Minggu (9/2/2025).

Bantuan ini diberikan kepada 17 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan yang tersebar di Kecamatan Mekarbaru, Kronjo, Sukadiri, Pakuhaji, Teluknaga, dan Kemeri, serta 3 pengelola TPI (Cituis, Tanjung Pasir, dan Kronjo).

Acara ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Budi Sulistiyo, dan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KP I Nyoman Radiarta.

Bantuan yang diberikan meliputi sarana keselamatan pelayaran seperti 300 unit life jacket, 600 paket perbekalan melaut, 200 unit cooler box, serta perlengkapan sanitasi TPI berupa 3 unit pompa untuk tiga TPI.

Selain penyaluran bantuan, KKP juga melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana TPI serta memantau pelatihan yang sedang berlangsung.

“Program pemberdayaan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia nelayan. Harapannya, hal ini dapat berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Lotharia Latif saat memberikan sambutan di lokasi.

Tak hanya bantuan fisik, KKP juga menyelenggarakan pelatihan budi daya kerang hijau, perbaikan mesin kapal, dan pengolahan ikan yang diikuti oleh 90 nelayan.

Selain itu, KKP membuka program rekrutmen proaktif beasiswa pendidikan bagi 10 anak nelayan di wilayah tersebut. Biaya pendidikan akan ditanggung penuh oleh KKP melalui Politeknik KKP.

“Kami memprioritaskan peningkatan sumber daya manusia dari anak-anak nelayan Indonesia agar kelak mereka dapat berkontribusi di sektor kelautan dan perikanan dengan kompetensi yang baik dan modern,” tegas Latif.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten turut memberikan dukungan dengan menyalurkan 150 unit TED untuk Kapal Arad, 400 asuransi nelayan, serta alat penangkapan ikan untuk 10 KUB.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai stakeholder, termasuk GEF-6 Coastal Fisheries Initiative dan beberapa perbankan yang mendukung pemberdayaan nelayan.

Latif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan stakeholder dalam menciptakan sektor perikanan yang maju dan berkelanjutan.

“Bantuan dan pelatihan ini bukan sekadar dukungan sesaat, melainkan bagian dari program kerja berkelanjutan KKP untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Para nelayan di Kabupaten Tangerang menyambut baik penyerahan bantuan ini. Mereka yang menerima bantuan merupakan masyarakat terdampak pagar laut sepanjang 30 kilometer di perairan Tangerang.

Saidi, salah satu nelayan penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada KKP. “Bantuan ini sangat membantu meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja kami di laut. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar kesejahteraan nelayan semakin membaik,” ucapnya.

Masyarakat juga menyambut antusias program rekrutmen proaktif beasiswa bagi anak nelayan. Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak nelayan untuk mengenyam pendidikan di SMUP atau POLTEK AUP dengan biaya ditanggung penuh oleh KKP.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan pemberdayaan nelayan secara selektif dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan nelayan melalui peningkatan produktivitas dan kapasitas sumber daya manusia. ***

 

 

Penulis : dafri jh

Editor : regardo

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB