Kerang Pedas Mercon: Siap-siap Meledak di Mulut! Buka Puasa jadi Tambah Berkah

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerang Pedas Mercon: Siap-siap Meledak di Mulut! Buka Puasa jadi Tambah Berkah. (FB Chef Renatta)

Kerang Pedas Mercon: Siap-siap Meledak di Mulut! Buka Puasa jadi Tambah Berkah. (FB Chef Renatta)

RENTAK.ID – Kerang pedas adalah hidangan laut yang sangat populer di Indonesia. Rasanya yang pedas, gurih, dan sedikit manis, membuat hidangan ini digemari banyak orang.

Kerang yang digunakan biasanya adalah kerang dara, namun Anda juga bisa menggunakan jenis kerang lainnya sesuai selera. Cocok untuk dimakan saat berbuka puasa.

Bahan-bahan:

  • 1/2 kg daging kerang dara, cuci bersih, rebus sebentar, tiriskan.
  • 1 batang serai, geprek
  • 1 ruas jahe, geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 4 sdm kecap manis
  • 6 buah cabai hijau, iris
  • 10 buah cabai rawit, iris
  • Garam, gula pasir secukupnya
  • Kaldu ayam bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya
  • Air secukupnya

Bumbu halus:

  • 6 siung bawang putih
  • 7 siung bawang merah
  • 4 butir kemiri
  • 5 buah cabai merah besar

Cara memasak:

* Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan jahe hingga matang dan berminyak.

* Masukkan kerang, kecap manis, kaldu bubuk, garam, gula pasir, cabai hijau, dan cabai rawit. Aduk rata.

* Tambahkan sedikit air, masak hingga matang dan bumbu meresap.

* Koreksi rasa, tambahkan bumbu jika perlu.

* Angkat dan sajikan selagi hangat.

Tips:

* Untuk mengurangi bau amis pada kerang, Anda bisa merebusnya dengan sedikit jahe atau daun jeruk.

* Jika Anda tidak suka terlalu pedas, kurangi jumlah cabai yang digunakan.

* Anda bisa menambahkan bahan-bahan lain sesuai selera, seperti bawang bombay atau daun bawang.

Kerang pedas ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih hangat. Selamat mencoba!***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Facebook Chef Renatta Moeloek

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru