Kemendikdasmen Pamerkan Inovasi Digital Pendidikan di Pameran Teknologi Terbesar Asia Tenggara

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusdatin saat dalam pameran teknologi terbesar di Asia Tenggara. (dok. rentak.id)

Pusdatin saat dalam pameran teknologi terbesar di Asia Tenggara. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data Informasi dan Teknologi (Pusdatin) menjadi salah satu peserta dalam pameran teknologi terbesar di Asia Tenggara bertajuk “Indonesia Next: Leading The Digital Age With Government And Industry Collaboration”.

Ajang bergengsi ini digelar pada 6–7 Agustus 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Pameran tersebut menghadirkan 79 perusahaan teknologi, 63 instansi pemerintah dan universitas, serta 200 pembicara dari berbagai sektor, baik pemerintahan maupun swasta.

Dalam kesempatan ini, Kemendikdasmen menampilkan sederet inovasi digital pendidikan, antara lain Superaplikasi Rumah Pendidikan, Portal Data Pendidikan, Educsirt, SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), Layanan Satu Aplikasi Jabatan Fungsional PTP, dan Bug Bounty.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa Rumah Pendidikan merupakan platform strategis untuk pendidikan dasar dan menengah. Aplikasi ini memuat berbagai layanan seperti Ruang GTK, Ruang Murid, Ruang Bahasa, Ruang Pemerintah, Ruang Sekolah Mitra, Ruang Publik, dan Ruang Orang Tua.

Sementara itu, Portal Data Pendidikan menyediakan informasi lengkap terkait pendidik, tenaga kependidikan, sekolah, dan siswa secara agregat yang dapat diakses sesuai kebutuhan pemangku kepentingan. SPBE Kemendikdasmen yang dikelola Pusdatin menghadirkan layanan berbasis elektronik, mulai dari perizinan, informasi, hingga transaksi online.

Pusdatin juga berperan sebagai sekretariat Pembina Jabatan Fungsional PTP untuk ASN di seluruh kementerian dan pemerintah daerah. Adapun Bug Bounty menjadi wadah bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan informasi.

Sebagai satu-satunya unit Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) prioritas di Kemendikdasmen, Pusdatin memegang peran sentral dalam mendorong digitalisasi pendidikan. Partisipasi dalam pameran ini diharapkan semakin memperkenalkan layanan digital pendidikan kepada masyarakat luas, sekaligus mempermudah akses publik terhadap teknologi pendidikan modern.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah
SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:44 WIB

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Berita Terbaru