JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) di SD Negeri Meruya Selatan 04 Pagi, Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Momentum ini juga bertepatan dengan Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Fasilitator Nasional Matematika GEMBIRA, yang bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam mengajarkan Matematika dan numerasi secara inovatif dan menyenangkan.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa guru adalah garda terdepan dalam membangun dasar kemampuan numerasi anak Indonesia.
Melalui pendekatan GEMBIRA (Gali dan Eksplorasi, Muat konten, Buat aktivitas, Ikuti pemikiran murid, Rayakan, dan Akhiri dengan apresiasi), diharapkan tercipta pola pengajaran Matematika yang lebih aktif, kreatif, inklusif, serta mendorong murid untuk berpikir kritis dan analitis.
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, menekankan bahwa alur GEMBIRA menjadi strategi penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran.
“Kami merancang pengembangan kompetensi bagi guru dengan pendekatan alur GEMBIRA. Dengan metode ini, pembelajaran Matematika akan terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari murid,” jelas Nunuk dikutip, Kamis (21/8/2025).
Selain itu, guru sekaligus kreator konten edukasi Matematika, Angga Yuda dari Al Azhar Surabaya, berbagi pengalamannya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi numerasi.
“Banyak stigma bahwa Matematika itu sulit dan penuh rumus. Saya ingin menunjukkan bahwa Matematika sederhana, sesederhana membeli makanan atau minuman kemasan. Dengan konten aplikatif, anak-anak bisa melihat bahwa Matematika ada di setiap aspek kehidupan,” ujarnya.
Peluncuran GNN ini menegaskan bahwa numerasi bukan sekadar hitung-hitungan di kelas, tetapi juga keterampilan hidup yang bisa ditanamkan melalui cerita, permainan, peran keluarga, hingga inovasi teknologi.
Acara Bimtek Matematika GEMBIRA dibuka langsung oleh Mendikdasmen kepada para calon fasilitator nasional yang berasal dari guru PAUD dan SD. Program ini menjadi salah satu strategi utama Kemendikdasmen dalam mendukung keberhasilan Gerakan Numerasi Nasional dan membangun budaya numerasi yang ramah, inklusif, dan menyenangkan bagi semua anak Indonesia.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana






