Kemendikbudristek Buka Pendaftaran Bagi 28.500 Mahasiswa untuk Ambil Peran Membangun Pendidikan Indonesia

- Penulis

Kamis, 2 November 2023 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Kampus Mengajar Angkatan

Program Kampus Mengajar Angkatan

RENTAKA.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi meluncurkan pendaftaran mahasiswa untuk Program Kampus Mengajar Angkatan ke-7 pada hari Rabu (1/11/2023).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa program sarjana dan vokasi di seluruh Indonesia diundang untuk belajar di luar kelas dan mengembangkan kompetensi mereka melalui kegiatan asistensi pelajaran bersama guru di unit pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sejak tahun 2020, Program Kampus Mengajar telah melibatkan lebih dari 112.000 mahasiswa di lebih dari 23.000 sekolah sasaran.

Dari tugas ini, Kemendikbudristek mengantisipasi beberapa hasil yang dapat dicapai, seperti meningkatkan literasi dan numerasi siswa di sekolah, pengembangan keterampilan dan penguatan karakter siswa, serta peningkatan kompetensi mahasiswa untuk mendapatkan persiapan yang lebih baik sebelum memasuki dunia kerja.

“Pembelajaran yang diikuti oleh mahasiswa selama bergabung diharapkan akan mengasah berbagai kompetensi mereka, seperti kemampuan komunikasi, kerjasama, kepemimpinan, cara berpikir kreatif, dan pemecahan masalah,” jelas Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Sri Suning Kusumawardani dalam pernyataannya, Kamis (2/11/2023).

Suning menambahkan, pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti Program Kampus Mengajar dapat menjadi kisah unik yang memperkuat kepedulian sosial akan kondisi pendidikan di Indonesia.

“Perjalanan dengan cerita sebagai proses belajar yang akan mahasiswa jalani melalui program ini, diharapkan menjadi perjalanan dalam menemukan makna penting pendidikan,” kata Suning.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Kepala Program Kampus Mengajar, Asri Aldila Putri. Menurutnya, keberadaan mahasiswa bisa menjadi penghubung antara anak-anak sekolah dan cita-cita mereka.

“Kehadiran mahasiswa akan membawa anak-anak di berbagai penjuru Nusantara ke dunia yang lebih luas, memberikan keyakinan bahwa impian dapat diwujudkan,” ungkap Asri.

Dengan target 5.000 sekolah sasaran, Kemendikbudristek yakin dampak pelaksanaan angkatan ketujuh akan terus meningkat, terutama melibatkan SMK sebagai sekolah sasaran sejak penugasan angkatan keenam.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru