JAKARTA – Sebanyak 150 travel agent dari Sri Lanka, yang tergabung dalam Travel Agents Association in Sri Lanka (TAASL) dan IATA Agents Association of Sri Lanka (IAASL), telah melakukan kunjungan resmi ke Jakarta, Indonesia, dari tanggal 25 hingga 28 Oktober 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan tour wisata sekaligus menyelenggarakan Acara Rapat Umum Tahunan (AGM) di ibu kota Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar LBBP RI untuk Sri Lanka dan Maladewa, Dewi Gustina Tobing, menyampaikan selamat kepada Presiden TAASL dan IAASL yang baru terpilih. Dubes Dewi menekankan pentingnya peran travel agent Sri Lanka dalam meningkatkan hubungan antar masyarakat kedua negara. Ia berharap kunjungan ini dapat mendorong para travel agent untuk lebih aktif mempromosikan Indonesia kepada wisatawan di Sri Lanka.

Sebanyak 150 trevel agen Sri Lanka foto bersama dengan Dewi Gustina (Dok. KBRI Kolombo)
Dewi Gustina juga memaparkan keindahan berbagai destinasi wisata di Indonesia, mendorong para agen untuk menawarkan paket wisata ke lokasi-lokasi populer seperti Bali, Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, Yogyakarta (Borobudur), Bintan, dan Bandung. Menurutnya, harga yang ditawarkan untuk destinasi-destinasi ini sangat bersaing dibandingkan dengan tujuan wisata favorit lainnya di Asia Tenggara.
Di akhir acara AGM, para peserta disuguhkan Tarian Nusantara Ondel Lodeh yang dipersembahkan oleh Sanggar Bumi Khatulistiwa, didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.
Pada hari berikutnya, para peserta menikmati tur keliling Jakarta yang diorganisir oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta. Mereka mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bahari, dan mencicipi kuliner nusantara saat makan siang di Marina Batavia. Tur dilanjutkan dengan eksplorasi Kawasan Kota Tua, Museum Sejarah Jakarta, Plaza Fatahilah, serta Monumen Nasional (Monas), diakhiri dengan pengalaman belanja yang menyenangkan.
Para travel agent dari Sri Lanka sangat terkesan dengan kunjungan ini dan menunjukkan ketertarikan untuk menawarkan lebih banyak paket wisata kepada masyarakat Sri Lanka. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada KBRI Kolombo, Pemprov DKI, Imigrasi Indonesia, dan semua pihak yang mendukung kelancaran acara ini. Selain itu, mereka berharap agar Indonesia dapat memberikan Visa on Arrival bagi wisatawan Sri Lanka untuk lebih menarik minat kunjungan ke Indonesia. ***













