RENTAK.ID – Calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo, mengaku siap menghadapi hari pencoblosan Pemilu 2024. Meski hujan turun deras, Ganjar tetap memastikan semua persiapan yang diperlukan telah dilakukan.
“Biasalah, bismillah Insyallah semua lancar,” katanya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/2/2024)
Dalam sebuah wawancara, mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki persiapan khusus menjelang pencoblosan di TPS 11 Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Bahkan, Ganjar mengaku sebenarnya ingin mengawali harinya dengan berlari pagi, namun karena hujan niat itu dibatalkan.
Ganjar memastikan bahwa semua perjalanan selama kampanye telah diatur dan sebagai seorang muslim, dia mengajarkan untuk semeleh (berserah) dan membersihkan hati dan pikiran agar plong melihat semua.
Namun, hujan yang mengguyur wilayah kawasan Kalasan Residence, Kota Semarang tempat tinggalnya, membuat suasana hati Ganjar sedikit kurang bersahabat menjelang pemungutan suara.
Menjelang pencoblosan, tidak ada aktivitas khusus yang dilakukan Ganjar dan rumahnya hanya terdapat janur kuning di depannya sebagai tanda menyambut hari penting tersebut.
Rencananya, Ganjar akan mencoblos di TPS 11 Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang pada tanggal 14 Februari 2024.
Meski begitu, sebelumnya Ganjar telah menyatakan akan menyalurkan hak pilihnya bersama istri, anak, dan juga mantan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi. Rencananya, usai mencoblos Ganjar akan langsung bertolak kembali Jakarta untuk bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Tak hanya di sekitar kediaman Ganjar, namun juga di kawasan sekitar TPS 11 yang berjarak sekitar 15 menit berkendara dari rumahnya sudah turun hujan lebat. Namun, para petugas TPS tetap siap menyambut para pemilih dan menyediakan tempat berteduh.
Pemimpin yang tangguh tak hanya memiliki tujuan persiapan yang matang, tetapi juga kemampuan untuk menjaga keseimbangan mental dalam menghadapi situasi apapun, tak terkecuali dengan suasana hati yang kurang bersahabat.
Ganjar memperlihatkan bahwa seorang pemimpin harus siap menghadapi situasi apa pun, tetap tenang, dan memastikan bahwa persiapan yang telah dilakukan cukup matang.













