KAMPAR — Warga Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, bergotong royong memperbaiki Jalan Suka Makmur, salah satu akses utama yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan parah. Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan menggunakan pasir dan batu kerikil guna memperlancar aktivitas sehari-hari.
Namun di tengah semangat gotong royong itu, muncul kekhawatiran tentang keberlanjutan perbaikan tersebut. Aldi, salah satu warga setempat, menyatakan skeptis terhadap ketahanan jalan yang hanya diperbaiki seadanya. Ia menyoroti terbatasnya anggaran pemerintah serta banyaknya ruas jalan lain yang juga rusak.
“Saya harap ada solusi yang lebih konkret, seperti semenisasi atau pengaspalan bertahap,” ujarnya, berharap upaya swadaya ini dapat menarik perhatian dan dukungan lebih luas, Minggu(27/4/2025).
Tingginya volume kendaraan akibat padatnya pemukiman dan aktivitas kendaraan berat dari proyek perumahan di sekitar kawasan turut memperparah kondisi jalan. Warga khawatir, tanpa perbaikan yang lebih permanen, kerusakan akan segera terulang.
Kepala Dusun Empat Tarab Mulia, Azri Naldi, mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
“Kami terus mengajukan permintaan kepada pemerintah, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” kata Azri.
Warga berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki Jalan Suka Makmur secara menyeluruh. Dengan sinergi antara masyarakat dan pemerintah, mereka yakin jalan yang layak dan aman dapat segera terwujud, mendukung kelancaran mobilitas dan kegiatan ekonomi di Desa Tarai Bangun.
Penulis : hatorangan
Editor : ameri













