Astra Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa Lewat Penguatan Petani Kopi Garut

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Astra Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa Lewat Penguatan Petani Kopi Garut

GARUT, JAWA BARAT – Embun pagi masih menyelimuti perbukitan Garut ketika para petani kopi memulai aktivitas mereka. Di tengah udara sejuk dan hamparan kebun kopi, perubahan perlahan hadir membawa harapan baru. Melalui program Desa Sejahtera Astra Cikajang, kehidupan petani kopi di wilayah ini kini mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi ekonomi maupun kelembagaan usaha.

Program pemberdayaan yang dijalankan Astra berhasil meningkatkan pendapatan keluarga petani kopi. Dari sebelumnya rata-rata Rp1,3 juta per bulan, kini pendapatan mereka meningkat menjadi sekitar Rp3,7 juta per bulan. Bahkan, sebagian keluarga petani telah mampu meraih penghasilan lebih dari Rp4,5 juta per bulan.

Tak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, para petani kopi Garut juga kini memiliki koperasi mandiri. Kehadiran koperasi tersebut memperkuat kelembagaan usaha, meningkatkan daya tawar petani, serta menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian rakyat berbasis kopi.

Kopi arabika Garut hasil pendampingan Desa Sejahtera Astra Cikajang juga telah menembus pasar internasional. Produk kopi ini diekspor ke berbagai negara seperti Eropa, Dubai, Mesir, Singapura, hingga pengiriman terbaru ke Thailand. Capaian ini semakin mengukuhkan posisi kopi Garut dalam rantai nilai global.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa penguatan desa merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.
“Astra percaya bahwa kemandirian desa dapat tumbuh ketika masyarakat memiliki kapasitas, akses, dan kesempatan untuk berkembang. Penguatan ekosistem kopi Garut merupakan wujud komitmen kami untuk mendukung kesejahteraan desa melalui potensi lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Di balik transformasi tersebut, peran penggerak lokal menjadi kunci keberhasilan. Bernard Suryanto Langoday, Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Cikajang, mendorong penerapan standar kualitas, teknik budidaya modern, serta pemahaman pengolahan dan pemasaran berbasis nilai tambah. Sebagai seorang coffee sociopreneur, Bernard membangun ekosistem kopi dari hulu hingga hilir.

Lebih dari 4.000 warga terlibat dalam ekosistem yang dibangunnya. Produktivitas petani meningkat, pasar semakin luas, dan kopi desa kini menjadi sumber kebanggaan baru masyarakat. Pendampingan ini tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri petani dalam mengelola usaha secara mandiri.

Kisah lengkap perjalanan Bernard dalam menggerakkan perubahan desa bersama program Desa Sejahtera Astra dapat disaksikan melalui kanal YouTube SATU Indonesia.

Melalui program Desa Sejahtera Astra, Astra terus berkomitmen menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat desa di berbagai wilayah Indonesia. Upaya pemberdayaan ekonomi desa dan penguatan ekosistem pertanian berkelanjutan ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.

 

Penulis : guntar

Editor : gunawan tarigan

Berita Terkait

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong
Dugaan Penghalangan Pers Memanas, Ratusan Wartawan Desak Kadis LH Bekasi Dicopot
Pemuda Pancasila Bekasi Gelar Aksi Damai, Persoalkan Dugaan Larangan Pakai Seragam dan Atribut
Dari Membatik hingga Musik Kontemporer, DK3B Bekasi Ajak Pelajar Berkreasi
Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Tri Adhianto: Kemenangan Ini Milik Rakyat
Wartawan Diduga Diusir dan Dihina Kadis DLH Bekasi, Frits Saikat Desak Pemkab Bertindak
Penertiban Bangunan Liar di Bekasi, Area Parkir Masjid Amanah Akan Ditata Kembali
Batik Bekasi Mulai Dikenalkan ke Generasi Muda, Peserta Diajak Belajar Membatik Langsung

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dugaan Penghalangan Pers Memanas, Ratusan Wartawan Desak Kadis LH Bekasi Dicopot

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Pemuda Pancasila Bekasi Gelar Aksi Damai, Persoalkan Dugaan Larangan Pakai Seragam dan Atribut

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:24 WIB

Dari Membatik hingga Musik Kontemporer, DK3B Bekasi Ajak Pelajar Berkreasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Indonesia Juara ASEAN Cup 2026, Tri Adhianto: Kemenangan Ini Milik Rakyat

Berita Terbaru