Inilah Sikap Kesiapan Ganjar Pranowo dalam Menghadapi Hasil Pemilu 2024

- Penulis

Rabu, 14 Februari 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo usakli Nyoblos bersama keluarga. (ist)

Ganjar Pranowo usakli Nyoblos bersama keluarga. (ist)

RENTAK.ID – Ganjar Pranowo, kandidat Presiden nomor tiga pada Pemilu 2024, menggunakan hak pilihnya di TPS 11, Lempongsari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ia didampingi oleh istrinya, Siti Atikoh Supriyanti, dan putranya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar. Selain itu, Arsjad Rasjid, Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, dan Hendrar Prihadi, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) serta mantan Wali Kota Semarang, turut mendampingi Ganjar.

Sebelum memasuki bilik suara, Ganjar menyapa petugas dan warga yang sedang antre untuk memilih. Saat ditanya siapa kandidat yang didukungnya, Ganjar menyebut bahwa ia memilih kandidat berambut putih dari tiga calon presiden yang tertera pada kertas suara.

“Baru saja saya hamil nyoblos bagian putih itu, pokoknya yang itu. Yang poto ada rambutnya putih,” ujar Ganjar.

Ketika ditanyakan soal persiapan menyambut hasil rekapitulasi suara, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut menyatakan bahwa ia harus siap menerima hasil apapun yang nanti akan ditentukan.

Menurut Ganjar, semua pihak harus siap menerima apapun hasil yang akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan pemenang Pilpres 2024.

“Semua kita tunggu, kalau hasil kita menang, terus ada yang tidak siap? Kan tidak. Semua harus siap,” ujar Ganjar.

“Bagi saya, menang atau kalah itu sama saja,” sambungnya.

Pernyataan Ganjar Pranowo patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan sikap yang baik terhadap proses demokratis dan menghargai hak suara rakyat. Pentingnya persiapan menyambut hasil bagi pihak yang menang ataupun kalah menunjukkan budaya politik yang matang pada setiap calon presiden.

Dalam proses demokrasi, pihak yang menang maupun kalah harus selalu siap. Menerima kekalahan dengan sikap yang elegan dan memuliakan adalah hal yang sama pentingnya bagi kelangsungan proses demokrasi yang sehat.

Hal ini merupakan bentuk penghormatan dan kepercayaan terhadap proses demokrasi dan rakyat yang telah berpartisipasi dalamnya.

Maka, mari kita harapkan agar semua kandidat dalam Pilpres 2024 serta pendukungnya mempunyai pandangan yang sama dengan Ganjar Pranowo akan pentingnya sikap dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Semoga mereka semua telah mempersiapkan diri dengan baik, baik untuk kemenangan, maupun kekalahan, demi masa depan demokrasi bangsa yang sejahtera dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Deddy Sitorus Bicara Putusan MK soal Gibran, Singgung Hak Angket DPR
Ansufri Sambo Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
IPW Soroti Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Dinilai Melampaui Kewenangan
GKSR Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Nilai PT 5 Persen Bertentangan dengan Putusan MK
Prabowo Lantik Suahasil Nazar sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Deddy Sitorus Bicara Putusan MK soal Gibran, Singgung Hak Angket DPR

Minggu, 27 September 2026 - 10:34 WIB

Ansufri Sambo Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Jumat, 25 September 2026 - 19:23 WIB

IPW Soroti Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Dinilai Melampaui Kewenangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:39 WIB

GKSR Usulkan Ambang Batas Parlemen 1 Persen, Nilai PT 5 Persen Bertentangan dengan Putusan MK

Berita Terbaru