Indonesia Pimpin Penguatan Peran Perempuan dalam Perdamaian Lewat Konferensi Parlemen Muslimah

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim (dok. rentak.id)

Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim (dok. rentak.id)

JAKARTA – Dalam upaya memperkuat peran perempuan dalam menciptakan dan menjaga perdamaian global, Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinannya lewat penyelenggaraan Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim.

Konferensi ini menjadi bagian dari rangkaian sidang ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) yang berlangsung pada 12–15 Mei 2025 di Jakarta.

“Perempuan bukan hanya korban dalam konflik, tetapi harus diberi ruang sebagai aktor utama dalam proses penyelesaian dan rekonsiliasi,” tegas Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Eva Monalisa dari Fraksi PKB, saat membuka forum yang digelar Selasa, 13 Mei 2025.

Konferensi ini bukan forum biasa. Gagasan pelibatan anggota parlemen perempuan Muslim ini lahir dari Indonesia pada Konferensi PUIC ke-7 di Palembang tahun 2012. Sejak saat itu, forum ini berkembang menjadi ajang strategis bagi perempuan parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk berbagi pengalaman, menyusun rekomendasi, dan mendorong aksi nyata, khususnya di bidang perdamaian dan perlindungan perempuan.

“Indonesia sudah sejak 2014 menjalankan Rencana Aksi Nasional tentang Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan (PPK),” lanjut Eva. “Rencana ini mencakup perlindungan terhadap perempuan dan anak di daerah konflik, serta pelibatan perempuan dalam pencegahan kekerasan dan pembangunan sosial.”

Tak hanya dalam tataran nasional, Indonesia juga telah memberi kontribusi nyata di panggung internasional. Salah satunya saat menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Pada 2020, Indonesia menggagas dan menjadi sponsor utama Resolusi 2538, yang mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam misi penjaga perdamaian PBB.

Dalam forum yang sama, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Melly Goeslaw, menyuarakan keprihatinannya terhadap situasi perempuan dan anak-anak di zona konflik, khususnya di Palestina. “Perempuan di wilayah konflik menghadapi penderitaan ganda. Kita harus memperkuat peran mereka dalam proses resolusi konflik dan membangun perdamaian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Konferensi ini dipimpin langsung oleh Eva Monalisa dan didampingi oleh anggota BKSAP lainnya dari Fraksi Gerindra: Melly Goeslaw, Ruby Chairani, dan Himmatul Aliyah.

Sebelum sidang PUIC resmi dimulai, Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menjelaskan dalam forum Embassy Brief bahwa Sidang PUIC ke-19 ini mengusung tema “Governance and Strong Institutions as Pillar of Resilience.” Sidang tersebut dihadiri oleh 38 negara dari total 54 negara anggota OKI, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kerja sama parlemen yang lebih inklusif dan responsif terhadap tantangan global.

Dengan terus mendorong inklusi perempuan dalam agenda perdamaian, Indonesia menegaskan perannya bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai inisiator perubahan dalam diplomasi parlementer dunia Islam.

Berita Terkait

Said Abdullah Soroti Tantangan Kapolri Suyudi, Reformasi Polri Tak Cukup dengan Rotasi Pejabat
Agenda DPR Hari Ini 8 Oktober 2026: RRI, RUU Pemilu hingga Penutupan Masa Sidang Tag
Agenda DPR RI 7 Oktober 2026: Dewas RRI, RUU Perampasan Aset hingga Penetapan BPIH 2027
DPR Padat Agenda Legislasi Hari Ini, RUU Ketenagakerjaan hingga Perampasan Aset Masuk Pembahasan
Agenda DPR Hari Ini 5 Oktober 2026: RUU Perampasan Aset dan Satu Data Indonesia Dibahas
Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diadang, DPR Ungkap Ancaman Pidana hingga Rp1 Miliar
DPR Hari Ini: RUU Perampasan Aset, Statistik, LLAJ dan Perkoperasian Dibahas
Agenda DPR Selasa 29 September 2026: Paripurna Bahas APBN 2027, Sejumlah Komisi Soroti Isu Publik

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Said Abdullah Soroti Tantangan Kapolri Suyudi, Reformasi Polri Tak Cukup dengan Rotasi Pejabat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Agenda DPR Hari Ini 8 Oktober 2026: RRI, RUU Pemilu hingga Penutupan Masa Sidang Tag

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Agenda DPR RI 7 Oktober 2026: Dewas RRI, RUU Perampasan Aset hingga Penetapan BPIH 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPR Padat Agenda Legislasi Hari Ini, RUU Ketenagakerjaan hingga Perampasan Aset Masuk Pembahasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Agenda DPR Hari Ini 5 Oktober 2026: RUU Perampasan Aset dan Satu Data Indonesia Dibahas

Berita Terbaru