Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, 15 Februari 2025: Cek Daftar Lengkap dan Tren Pasar

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas 99 karat. (dok.r.id)

Emas 99 karat. (dok.r.id)

JAKARTA – Harga emas batangan Antam di Pegadaian pada Sabtu, 15 Februari 2025, mengalami pergerakan yang menarik bagi para investor dan masyarakat yang ingin membeli emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Berdasarkan data terbaru, harga emas Antam di Pegadaian tercatat sebagai berikut:

Harga Emas Antam di Pegadaian 15 Februari 2025

– 0,5 gram: Rp912.000
– 1 gram: Rp1.720.000
– 2 gram: Rp3.379.000
– 3 gram: Rp5.042.000

Selain emas Antam, Pegadaian juga menjual emas UBS dengan harga yang sedikit berbeda. Berikut harga emas UBS per hari ini:

Harga Emas UBS di Pegadaian 15 Februari 2025
– 0,5 gram: Rp900.000
– 1 gram: Rp1.700.000
– 2 gram: Rp3.350.000
– 3 gram: Rp5.000.000

Tren Harga Emas Sepekan Terakhir

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam cenderung mengalami fluktuasi. Berikut adalah pergerakan harga emas 1 gram Antam selama beberapa hari terakhir:

– 10 Februari 2025: Rp1.710.000
– 11 Februari 2025: Rp1.715.000
– 12 Februari 2025: Rp1.725.000
– 13 Februari 2025: Rp1.730.000
– 14 Februari 2025: Rp1.725.000
– 15 Februari 2025: Rp1.720.000

Dari data tersebut, terlihat bahwa harga emas mengalami sedikit penurunan setelah sempat menyentuh Rp1.730.000 per gram.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Pergerakan harga emas di Indonesia, termasuk di Pegadaian, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, di antaranya:

1. Harga Emas Dunia*– Emas global saat ini diperdagangkan di kisaran USD 2.050 per troy ounce, mengalami sedikit koreksi setelah menyentuh level tertinggi bulan ini di USD 2.080 per troy ounce.

2. Nilai Tukar Rupiah – Pelemahan rupiah terhadap dolar AS dapat menyebabkan harga emas dalam negeri naik. Saat ini, kurs rupiah terhadap dolar berada di Rp15.450 per USD.

3. Kebijakan Bank Sentral – Sikap The Fed (Bank Sentral AS) terhadap suku bunga juga memengaruhi pergerakan emas. Jika The Fed menahan atau menurunkan suku bunga, harga emas berpotensi naik karena investor cenderung mencari aset yang lebih aman.

Apakah Sekarang Waktu yang Tepat untuk Beli Emas?

Mengingat harga emas cenderung mengalami kenaikan dalam jangka panjang, investasi emas masih menjadi pilihan yang menarik. Namun, sebelum membeli emas, investor disarankan untuk:

✔ Memantau tren harga emas secara berkala.
✔ Menentukan tujuan investasi (jangka pendek atau panjang).
✔ Memilih metode pembelian, baik secara tunai maupun cicilan melalui program Tabungan Emas di Pegadaian.

### **Cara Membeli Emas di Pegadaian**
Bagi yang tertarik membeli emas di Pegadaian, ada beberapa cara yang bisa dipilih:
– Pembelian Tunai di outlet Pegadaian atau melalui aplikasi Pegadaian Digital.
– Cicilan Emas dengan tenor fleksibel mulai dari 3 bulan hingga 36 bulan.
– Tabungan Emas, di mana nasabah bisa menabung dalam bentuk emas dengan nominal kecil mulai dari 0,01 gram.

Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu, jadi penting untuk selalu mengecek harga terbaru sebelum membeli. Jangan lupa untuk menyimpan emas di tempat yang aman atau menggunakan layanan Brankas Pegadaian untuk keamanan ekstra. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WIB

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Berita Terbaru