RENTAK.ID, JAKARTA – Gibran Rakabuming Raka menyatakan diri akan berpasangan dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
Gibran, yang berusia 36 tahun, akan menjadi peserta muda yang bersaing dalam pemilihan lima tahunan ini.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI, Irma Suryani Chaniago memberikan apresiasi positif terhadap langkah berani dari Wali Kota Solo tersebut.
“Keberanian Gibran sebagai pemuda yang tentu tidak ingin melewatkan momen patut diapresiasi,” ungkap Irma kepada wartawan, Senin 23 Oktober 2023.
Uni Irma menjelaskan bahwa langkah awal Gibran dapat dinilai sebagai usaha untuk menunjukkan kepada generasi muda bahwa usia bukan penghalang dalam politik.
“Namun, Gibran juga perlu membuktikan bahwa dia benar-benar mampu menempati posisi tersebut,” kata anggota dapil Sumsel II ini.
Di sisi lain, Irma yang tergabung dalam Komisi IX DPR berpendapat bahwa penyebutan Gibran sebagai Cawapres Prabowo merupakan kesalahan dari partai politik koalisi Indonesia Maju karena mendukung anak presiden yang kemudian dianggap oligarki.
“Jika ingin mencari kesalahan, sebenarnya yang salah dalam kegaduhan ini adalah partai politik, karena mereka yang mendukung calon oligarki, di semua kontestasi (Pileg, Pilkada, dan Pilpres),” sindir Irma.
Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra sekaligus bakal calon wakil presiden Prabowo Subianto telah memilih cawapres pendampingnya di pilpres. Prabowo mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya.
“Kami telah bermusyawarah secara final dan sepakat secara konsensus untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai capres Koalisi Indonesia Maju periode 2024-2029 dan rekan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju,” tutur Prabowo.













