Generasi Muda Jadi Penentu Pembangunan Berwawasan Kependudukan

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Deputi II Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Bonivasius Prasetya Icthiarto, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan berwawasan kependudukan sekaligus pencegahan stunting.

“Pertumbuhan penduduk yang tidak diiringi perilaku bertanggung jawab dapat memicu kerusakan lingkungan dan masalah kesehatan. Karena itu, generasi muda harus dibekali nilai, pengetahuan, dan perencanaan hidup yang matang,” ujar Bonivasius saat memberikan Sosialisasi Remaja Peduli Kependudukan di Aula SMA Negeri 9 Manado, Kamis (28/9/2025), yang diikuti sekitar 200 siswa.

Dalam pemaparannya, Bonivasius menjelaskan bahwa isu kependudukan tidak hanya menyangkut jumlah, struktur, persebaran, dan mobilitas, tetapi juga kualitas penduduk serta kaitannya dengan kesejahteraan politik, ekonomi, sosial, budaya, agama, dan lingkungan.

Ia juga mendorong sekolah untuk mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang mengintegrasikan materi Bangga Kencana ke dalam pembelajaran, ekstrakurikuler, hingga bimbingan konseling.

“Dengan adanya SSK dan Pojok Kependudukan, siswa tidak hanya paham isu kependudukan, tapi juga mampu berperilaku berwawasan kependudukan serta berpartisipasi dalam mengatasi masalah di sekitarnya,” tambahnya.

Bonivasius turut memperkenalkan quick wins BKKBN yang menekankan pembangunan keluarga berbasis kualitas. Ia pun mengaku bangga bisa bertemu siswa SMA Negeri 9 Manado yang penuh semangat.

“Saya yakin, Indonesia bukan hanya menuju, tetapi akan benar-benar menjadi Indonesia Emas,” katanya optimistis, merujuk pada peluang bonus demografi yang tengah dialami Indonesia.

Pentingnya Sadar Kependudukan

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan KB Provinsi Sulawesi Utara, Christodharma Sondakh, yang hadir mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus, juga menegaskan pentingnya isu kependudukan dalam menyiapkan generasi emas 2045.

“Anak-anak dan remaja hari ini adalah arsitek masa depan bangsa. Bonus demografi akan sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan bijak. Karena itu, remaja harus disiapkan menjadi generasi unggul, produktif, dan sejahtera,” ujar Sondakh.

Ia menekankan pentingnya kesadaran sejak dini tentang kependudukan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan kehidupan melalui program Generasi Berencana (GenRe). Remaja, kata dia, merupakan agen perubahan yang dapat menyuarakan pencegahan stunting, penolakan pernikahan dini, serta bahaya narkoba.

“Mari, isi masa muda dengan hal-hal positif dan prestasi yang memberi kontribusi nyata bagi negeri,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, dr. Jeanny Yola Winokan, MAP, beserta jajaran; Staf Khusus Gubernur Sulut Sarifuddin; Kepala Sekolah dan guru SMA Negeri 9 Manado, serta pimpinan organisasi terkait.(fhm)

 

Penulis : Zul

Editor : Ami

Berita Terkait

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat
Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto
500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik
Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri
Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA
Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026, Ini Terobosan Pendidikan yang Dapat Apresiasi
Berburu Kursi PTN, 450 Siswa SMAN 8 Bandung Andalkan Hasil TKA 2026
5.700 Mahasiswa Timor-Leste Kuliah di Indonesia, Riset Bersama Diperluas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

KPPTI 2026 Digelar di Surabaya, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 14:55 WIB

Mahasiswa Indonesia Berpeluang Kuliah di Jepang, Ini Program yang Dibahas Brian Yuliarto

Senin, 2 November 2026 - 11:36 WIB

500 Inovasi Anak Bangsa Siap Dipamerkan di Surabaya, Ada Robot AI hingga Motor Listrik

Minggu, 1 November 2026 - 13:51 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Klanting Gelar Pawai Ta’aruf dan Penyerahan Beasiswa Pendidikan Santri

Minggu, 1 November 2026 - 09:22 WIB

Bahasa Indonesia Mulai Dilirik Anak Muda Rusia, 234 Ribu Orang di Dunia Belajar BIPA

Berita Terbaru