Ganjar Pranowo Berkomitmen Terima Kritik dan Mudahkan Pengaduan Lewat Government Super Apps

- Penulis

Rabu, 13 Desember 2023 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo dalam.debat Capres

Ganjar Pranowo dalam.debat Capres

RENTAK.ID – Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menegaskan kembali komitmennya untuk menerima kritik dan memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Hal ini ditunjukkan dengan rencana pembuatan aplikasi Government Super Apps guna menampung berbagai macam pengaduan masyarakat yang akan dilayani dengan lebih mudah dan efisien.

“Pemerintah harus menerima seluruh masukan dan kritikan, inilah yang akan kita angkat menjadi Government Super Apps,” ungkap Ganjar dalam debat capres pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta pada Selasa (12/12/2023).

Ganjar juga telah memiliki pengalaman dalam membidani aplikasi LaporGub saat menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) selama dua periode. Lewat aplikasi ini, masyarakat dapat mengajukan semua pengaduan dan dilengkapi dengan media pendukung.

“Dari sisi aparaturnya mesti ada kontrol publik, maka kita membuat pengalaman kami untuk membuat LaporGub sebagai satu ruang komplain publik yang pemerintahan tidak akan keberatan,” jelas Ganjar.

Ganjar bersama dengan pasangan cawapresnya, Mahfud MD, akan memastikan agar aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Layanan ini khususnya akan memfasilitasi perempuan, lanjut usia, dan masyarakat rentan lainnya dalam menciptakan keadilan bagi semua.

“Sehingga ketika itu tidak berjalan, pemerintahlah yang akan harus kemudian mengambil alih, sehingga pelayanan bisa jauh lebih baik sehingga kelompok-kelompok ini harus mendapatkan afirmasi,” tambahnya.

Tema debat mengenai pemerintahan, hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga dibahas di debat capres pertama ini.****

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru