Festival Harmoni Bintang Tampilkan Karya Inklusif Siswa Seluruh Indonesia di Jakarta

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendikdasmen menggelar Festival Kolaboratif Harmoni Bintang (dok. rentak.id)

Kemendikdasmen menggelar Festival Kolaboratif Harmoni Bintang (dok. rentak.id)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Festival Kolaboratif Harmoni Bintang sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jakarta Pusat, 1–3 Agustus 2025.

Festival ini menampilkan karya terbaik siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Luar Biasa (SLB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dengan subtema “Murid Berdaya, Indonesia Jaya”.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa festival ini menjadi potret nyata komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan yang inklusif.

“Kami berusaha agar anak-anak Indonesia, di manapun mereka berada, memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang inklusif tanpa diskriminasi,” ujar Mu’ti di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

“Pendidikan bermutu harus untuk semua, setiap anak punya hak yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” tambahnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, festival menyuguhkan berbagai pameran dan pertunjukan, mulai dari kriya, seni rupa, multimedia, musik, tari, hingga peragaan busana rancangan murid. Kolaborasi mural, flashmob masyarakat umum, serta penampilan siswa SLB, termasuk SLBN Cicendo Bandung yang memainkan angklung, menjadi daya tarik utama.

Mu’ti mengaku terkesan dengan semangat para peserta, khususnya siswa tuna rungu SLBN Cicendo Bandung.

“Meskipun mereka tidak bisa mendengar, mereka ingin mempersembahkan musik angklung ke seluruh penjuru dunia,” ungkapnya.

Ketua LKP Aura Kreatif Garut, Vera Susanti, juga mengapresiasi kesempatan bagi lembaganya untuk memperkenalkan karya murid ke masyarakat luas.

“Harapannya peluang ini bisa membuka jalan ke pasar nasional dan internasional. Kami membawa seni kriya decoupage yang dikombinasikan dengan bahan alami Indonesia seperti rumput mendong dan daun pandan,” ujarnya.

Festival Kolaboratif Harmoni Bintang diharapkan mampu mendorong publik untuk mendukung setiap potensi murid tanpa menjadikan keterbatasan sebagai penghalang dalam meraih mimpi dan kemerdekaan mereka.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah
SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:44 WIB

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Berita Terbaru