Erick Thohir: PMI Jangan Selamanya Jadi Pekerja, Tapi Harus Mampu Membuka Lapangan Kerja

- Penulis

Selasa, 11 Juli 2023 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir saat memberikan motivasi kepada PMI Korsel. (dok.rentak.id)

Erick Thohir saat memberikan motivasi kepada PMI Korsel. (dok.rentak.id)

RENTAK.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) jangan selamanya menjadi pekerja di negeri orang, melainkan harus mampu membuka lapang pekerjaan setelah pulang ke Indonesia.

Hal itu dikatakannya, saat memberikan semangat dan motivasi kepada PMI program Government to Government (G to G) Korea Selatan.

Motivasi itu diberikan Erick dalam acara pelepasan 120 PMI Korea Selatan (Korsel) dan 600 perelim dalam program kerjasama G To G di sektor finishing dan manufaktur di hotel Paninsula, Jakarta, Senin (10/6/2023).

“Ketika mereka pulang harus jadi pengusaha, itu yang hars dilakukan pekerja migran jangan selamanya menjadi pekerja,” kata Erick.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu juga meminta para pekerja migran untuk giat bekerja sambil menyerap ilmu pengetahuan selama ada di negara penempatan, misalnya mempelajari kultur dan budaya di Korsel.

Erick mengingatkan pahlawan devisa itu untuk tidak terjebak dalam kultur yang tidak baik selama ada di negara penempatan.

“Tetapi dengan kapabilitas lebih tinggi, apalagi kalau di luar negeri mereka belajar berkumpul, apakah disiplin dan lain, jangan justru terjebak dalam kultur yang tidak bagus,” ujarnya.

Selain itu, Erick mengapresiasi kinerja yang ditunjukkan Benny Rhamdhani selama memimpin Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Hal itu sangat beralasan karena BP2MI dibawah kepemimpinan Benny Rhamdani, telah menyumbang devisa kepada negara senilai Rp159 triliun.

“Ini baru terjadi di bawah kepemimpinan Benny, para PMI menyumbang ratusan triliun kepada Republik Indonesia. Pak Benny ini memang hebat, pelayanan dan perlindungan yang diberikan kepada PMI patut kita dukung,” tuturnya.

Sementara itu, Benny juga mengapresiasi Erick Thohir yang telah membantu dan mendukung program dan kinerja yang dijalankan BP2MI.

“BP2MI itu tidak punya uang, kalau saja bukan Pak Erick jadi menteri BUMN sudahlah mungkin BP2MI sudah menjadi lembaga mati segan hidup nggak,” ucapnya.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Erick Thohir.

“Karena tanpa Pak Erick kita tidak bisa berbuat banyak, melindungi dan melayani anak bangsa yang menjadi PMI,” imbuhnya. ***

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru