JAKARTA – DPR RI menggelar berbagai agenda penting yang mencakup rapat dengar pendapat umum (RDPU), rapat kerja (raker), dan audiensi dengan berbagai pihak.
Sejumlah komisi DPR RI akan membahas berbagai isu krusial, mulai dari regulasi perjudian online hingga strategi peningkatan pendapatan daerah.
Pagi ini, sekitar pukul.10.00 WIB Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAM) DPR RI menerima aspirasi dari Jaringan Aliansi Kemanusiaan Internasional (JAKI) terkait maraknya judi online.
Masih jam hang sama, Komisi XI DPR RI bertemu dengan DPRD Provinsi Bengkulu untuk mendiskusikan tata cara pemungutan pajak kendaraan bermotor serta strategi optimalisasi pendapatan daerah.
Di waktu yang hampir bersamaan, berbagai komisi lain juga menggelar pertemuan. Komisi VIII DPR RI mengadakan RDPU dengan Majelis Umat Islam dan ormas Islam terkait revisi UU No. 8 Tahun 2019 tentang Haji dan Umrah.
Adapun Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Kependudukan dan BKKBN untuk membahas program 100 hari serta evaluasi percepatan penurunan stunting.
Dalam bidang ekonomi dan keuangan, Komisi XI DPR RI di pukul 10.00 WIB menggelar raker dengan Ketua Dewan Komisioner OJK dan jajaran pengawas jasa keuangan untuk membahas perlindungan konsumen.
Dijam yang sam, Komisi XII DPR RI mengundang perwakilan Kementerian ESDM dan sejumlah perusahaan tambang, termasuk PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral, guna membahas progres pembangunan smelter serta hasil audit kebakaran smelter Freeport.
Pada siang hingga sore hari, Pukul 13.00 WIB berbagai rapat penting lainnya masih berlanjut. Komisi IX DPR RI bertemu dengan Menteri Kesehatan RI untuk membahas penyusunan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK).
Masih dijam yang sama Komisi X DPR RI menggelar RDPU dengan sejumlah asosiasi perguruan tinggi swasta guna mendiskusikan isu pendidikan tinggi di Indonesia.
Agenda DPR RI hari ini mencerminkan upaya legislatif dalam merespons berbagai tantangan kebijakan, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun pendidikan.
Dengan maraton pertemuan ini, diharapkan ada langkah konkret yang bisa diambil untuk menghadapi berbagai isu yang sedang berkembang. ***
Penulis : dafrj jh
Editor : reni dn













