DPR Ingatkan Risiko Defisit APBN 2026, Program MBG Bisa Disesuaikan

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anis Byarwati (dok. rentak.id)

Anis Byarwati (dok. rentak.id)

JAKARTA – Anggota DPR RI, Anis Byarwati, menilai opsi penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dipertimbangkan pemerintah apabila lonjakan harga minyak mentah dunia berpotensi memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 melampaui batas aman 3 persen.

Ia menyatakan sepakat dengan gagasan yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang membuka kemungkinan pemangkasan sebagian anggaran MBG serta penundaan proyek infrastruktur multiyears sebagai langkah mitigasi fiskal.

“Defisit APBN kita memang sudah semakin mengkhawatirkan. Defisit APBN 2025 sebesar 2,96 persen saja merupakan yang tertinggi pascareformasi, dengan mengecualikan masa pandemi,” ujar Anis dikutip, Sabtu (7/3/2026)

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR ini menilai potensi pelebaran defisit tidak hanya dipicu oleh kemungkinan lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik.

“Tetapi dari asumsi pertumbuhan penerimaan perpajakan APBN 2026 yang dipatok terlampau tinggi sebesar 21,5 persen. Angka ini lebih tinggi dari asumsi tingkat pertumbuhan natural sekitar 7,5 persen. Maka ada potensi pendapatan negara akan sulit mencapai target dan defisit APBN 2026 berpotensi melebihi 3 persen, karena target penerimaan pajak meleset,” katanya.

Anis menjelaskan bahwa opsi penyesuaian program MBG cukup rasional mengingat besarnya alokasi anggaran program tersebut yang mencapai Rp335 triliun. Ia juga menyoroti perhatian lembaga pemeringkat internasional terhadap program tersebut.

“Apalagi dengan hasil simulasi risiko (stress test) yang dilakukan pemerintah terhadap kemungkinan kenaikan harga minyak dunia menyentuh US$92 per barel rata-rata per tahun akibat eskalasi konflik,” ungkapnya.

Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengingatkan pemerintah agar mewaspadai potensi pelebaran defisit dari berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.

“Sebelumnya Moody’s Investors Service menyoroti risiko fiskal dan defisit APBN, serupa dengan Fitch Ratings yang menyebut defisit anggaran diproyeksikan sekitar 2,9 persen pada tahun 2026, di atas target APBN 2,69 persen,” katanya.

Menurut Anis, pemerintah harus memastikan setiap opsi kebijakan yang diambil memberikan dampak minimal terhadap masyarakat.

“Menaikkan administered price atau harga yang diatur pemerintah seperti BBM, LPG, atau listrik akan semakin menekan dan menurunkan daya beli masyarakat yang belum pulih. Sehingga pilihan memangkas atau melakukan penyesuaian program diyakini lebih rasional, seperti memangkas anggaran program MBG dan menunda sebagian belanja infrastruktur yang bersifat multiyears,” paparnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Harga BBM Non-Subsidi Naik Tajam April 2026, DPR Minta Harga Bahan Pokok Tetap Stabil
Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Nasional Aman dan Melimpah
Biodiesel B50 Jadi Andalan Baru Alsintan, Kementan Klaim Performa Stabil
Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah
BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor
Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga
Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:25 WIB

Harga BBM Non-Subsidi Naik Tajam April 2026, DPR Minta Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Nasional Aman dan Melimpah

Minggu, 19 April 2026 - 09:15 WIB

Biodiesel B50 Jadi Andalan Baru Alsintan, Kementan Klaim Performa Stabil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Berita Terbaru