Diseminasi KBBI di Balikpapan: Mendorong Penggunaan Bahasa Indonesia dan Penambahan Kosakata Baru

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian 01

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian 01

Balikpapan – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, bekerja sama dengan Komisi X DPR RI, menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Acara ini melibatkan guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Balikpapan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kaltim, Halimi Hadibrata, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kosakata baru kepada pengguna bahasa Indonesia. “KBBI sebagai sumber referensi harus terus diperbaharui dengan masukan dari masyarakat. Diseminasi ini merupakan langkah untuk mengumpulkan tanggapan, kritik, dan saran dari publik,” ungkapnya dalam sesi tersebut.

Halimi juga menambahkan, Kantor Bahasa Provinsi Kaltim aktif dalam berbagai inisiatif, termasuk literasi, revitalisasi bahasa daerah, dan pendampingan untuk pengusulan Perda Bahasa Daerah.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dalam sambutannya, merayakan penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi sidang umum UNESCO pada November 2023. Dia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak mengenai Trigatra Bangun Bahasa, yang mencakup pengutamaan bahasa Indonesia, penguasaan bahasa asing, dan pelestarian bahasa daerah.

“Kita perlu memperluas penggunaan KBBI di kalangan masyarakat. KBBI diharapkan bisa berkontribusi pada peningkatan kemampuan literasi,” tegasnya. Dia juga menggarisbawahi dukungan DPRD RI dalam memajukan bahasa dan KBBI, termasuk melalui pembentukan UU Bahasa dan mendorong literasi.

Dialog dengan narasumber, Imam Budi Utomo, Kepala Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra, menekankan pentingnya memperkaya bahasa Indonesia dengan target penambahan 200.000 entri baru, yang bersumber dari bahasa daerah dan asing. Masyarakat diundang untuk mengusulkan kosakata baru dengan kriteria tertentu.

“KBBI adalah representasi pemikiran dan budaya bangsa. Kami berharap bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional yang kaya dan digunakan di berbagai tempat, termasuk bandara internasional,” tutup Imam. (***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB