Dekopin Gelar Rapimnas 2025 di Jakarta, Konsolidasi Koperasi Merah Putih Nasional

- Penulis

Minggu, 25 Mei 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) bertemu Menkop Budi Arie Setiadi. (ist)

Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) bertemu Menkop Budi Arie Setiadi. (ist)

JAKARTA – Gerakan koperasi nasional bersiap memasuki babak baru. Seluruh pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), baik dari tingkat pusat maupun wilayah, akan berkumpul dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar pada 26–27 Mei 2025 di Jakarta. Ini menjadi Rapimnas perdana di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bambang Hariyadi.

Rapimnas ini tak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya tekad Dekopin dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

“Kita menyebutnya Dekopin Merah Putih, karena semua unsur dan golongan ada di sini. Baik pengurus pusat maupun daerah berasal dari latar belakang yang beragam, tanpa melihat partai, organisasi, atau kelompok mana. Yang penting, kami satu visi: memajukan koperasi Indonesia,” tegas Bambang Hariyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang menyatakan optimisme terhadap masa depan koperasi, apalagi sejalan dengan program unggulan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah sangat mendukung koperasi, terutama lewat program Koperasi Desa Merah Putih. Jadi tidak ada alasan untuk pesimis. Kita justru harus semangat karena bergerak bersama pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Dekopin, Priskianto, menyoroti pentingnya sinergi dan langkah terorganisir dalam pengembangan koperasi di Indonesia. Menurutnya, jumlah koperasi di tanah air mencapai puluhan ribu, yang menyentuh langsung masyarakat akar rumput.

“Koperasi menyentuh kehidupan petani, nelayan, buruh, dan masyarakat kecil. Untuk itu, perlu gerakan yang rapi dan terkoordinasi agar manfaat koperasi benar-benar dirasakan rakyat,” katanya.

Priskianto menyebut Dekopin telah memiliki program pembinaan koperasi hingga ke desa-desa agar bisa dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Ia berharap Rapimnas ini bisa melahirkan gerakan-gerakan masif demi kemajuan koperasi nasional.

Wakil Ketua Umum Dekopin Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi, Teguh Eko Prastyono, atau yang akrab disapa Gus TEP, menambahkan bahwa Rapimnas kali ini akan menjadi momentum penting karena merupakan yang pertama di bawah komando Bambang Hariyadi.

“Semua pengurus pusat dan wilayah akan hadir. Kita akan membahas berbagai program, mendengarkan usulan dari daerah, dan menyinergikan dengan program pemerintah,” kata Eko.

Ia menegaskan, Dekopin yang saat ini dipimpin Bambang Hariyadi merupakan satu-satunya wadah gerakan koperasi yang sah dan diakui pemerintah.

Menurutnya, sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam pembukaan Rapimnas, termasuk beberapa menteri dari Kabinet Merah Putih, serta pimpinan DPR dan MPR.

“Menteri-menteri dan para pimpinan lembaga negara sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Ini bentuk dukungan nyata terhadap koperasi,” ujar Eko.

Ia juga menginformasikan bahwa sejumlah pengurus Dekopinwil dari berbagai daerah telah tiba di Jakarta dan melakukan registrasi ke panitia. “Yang lain sedang dalam perjalanan. Jakarta siap menyambut gerakan koperasi dari seluruh penjuru Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru