BULOG Sidak Pasar Kediri, Awasi Ketat Penyaluran Beras SPHP Sesuai Aturan

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jawa Timur. (dok. rentak)

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jawa Timur. (dok. rentak)

KEDIRI –  Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jawa Timur,  Rabu (16/7/2025).

Didampingi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sidak ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama beras, di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Rizal menegaskan pentingnya pengawasan langsung terhadap penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). “Kami ingin memastikan penyaluran beras SPHP berjalan lancar dan sesuai ketentuan. Ini penting agar masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap beras dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Program SPHP kini dijalankan secara ketat sesuai kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum BULOG. Penyaluran dilakukan melalui aplikasi Klik SPHP, di mana hanya penjual yang telah terdaftar dan tersertifikasi yang dapat mengakses pasokan beras SPHP.

“Setelah badan usaha jelas dan izinnya lengkap, baru diperbolehkan memesan beras SPHP,” jelas Rizal.

Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP untuk wilayah Jawa ditetapkan sebesar Rp12.500 per kilogram, dengan kemasan 5 kilogram. Konsumen hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan (10 kg) dan dilarang memperjualbelikan kembali beras tersebut.

Rizal juga menegaskan bahwa distribusi beras SPHP hanya diperbolehkan melalui jalur penjualan langsung ke konsumen, seperti pedagang eceran di pasar rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kios Pangan binaan Pemda, dan Gerakan Pangan Murah.

“Apabila tidak mematuhi ketentuan, sanksinya cukup berat. Hukumannya bisa sampai lima tahun penjara. Beras SPHP juga tidak boleh diperjualbelikan di pasar modern,” tegasnya.

Program SPHP merupakan penugasan resmi pemerintah kepada BULOG melalui Bapanas dan berlaku selama Juli hingga Desember 2025. Tujuannya adalah menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan harga beras.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini dan siap berkolaborasi dalam pengawasan distribusi di lapangan.

“Di sini juga hadir Forkopimda Kota Kediri. Harapannya, kita bisa bersama-sama memantau pelaksanaan distribusi beras SPHP agar tepat sasaran, tidak disalahgunakan, dan benar-benar membantu masyarakat,” ujar Vinanda.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada para pedagang dan warga. “Jangan sampai beras SPHP ini disalahgunakan dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah
BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor
Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga
Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya
Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali
Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba
Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah

Jumat, 17 April 2026 - 08:13 WIB

Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:08 WIB

Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali

Berita Terbaru