BULOG Papua Perkuat Distribusi Beras SPHP ke Daerah Pegunungan Jelang Nataru

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perum BULOG Kantor Wilayah Papua perkuat distribusi beras Pangan SPHP. (dok. rentak.id)

Perum BULOG Kantor Wilayah Papua perkuat distribusi beras Pangan SPHP. (dok. rentak.id)

JAYAPURA – Perum BULOG Kantor Wilayah Papua terus memperkuat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke wilayah dengan tantangan geografis ekstrem, seperti Pegunungan Bintang, Nduga, Yahukimo, dan Intan Jaya.

Keempat kabupaten ini berada di kawasan pegunungan terpencil yang sulit dijangkau secara konsisten melalui jalur darat, sehingga diperlukan pola distribusi yang lebih adaptif untuk menjaga ketersediaan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Untuk Kabupaten Nduga, BULOG telah mengirimkan 1.250 kilogram beras melalui jalur udara. Sementara itu, 10.000 kilogram beras lainnya sedang dalam perjalanan menggunakan jalur sungai dan diperkirakan tiba pada 11–13 Desember 2025.

Di Kabupaten Yahukimo, BULOG menyalurkan 2.000 kilogram beras lewat pengiriman udara, serta tambahan 20.000 kilogram melalui jalur sungai dengan estimasi kedatangan di tanggal yang sama. Pola ini memastikan ketersediaan stok tetap aman di dua wilayah tersebut sambil menunggu kedatangan pengangkutan melalui sungai yang membutuhkan waktu tempuh lebih panjang.

Seluruh rangkaian distribusi—baik melalui udara, darat, maupun sungai—mendapat dukungan penuh dari jajaran kepolisian sebagai mitra pengamanan, pendampingan, hingga penyimpanan sementara di gudang filial.

Pendekatan multi-moda ini juga diterapkan di Pegunungan Bintang dan Intan Jaya yang menghadapi tantangan aksesibilitas serupa, mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu hingga keterbatasan sarana transportasi.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Papua, Ahmad Mustari, menegaskan bahwa percepatan distribusi menjadi langkah strategis dalam menjaga keterjangkauan pangan di wilayah terpencil.

“Pendistribusian ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Harga jual beras SPHP di empat wilayah tersebut tetap sama dengan daerah lainnya, yaitu Rp13.500 per kilogram. Pengiriman ke daerah seperti Nduga dan Yahukimo merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan semua masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah paling sulit dijangkau, tetap mendapatkan akses pangan yang layak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tingginya biaya logistik di Papua tidak mengurangi komitmen BULOG dalam menjamin ketersediaan beras SPHP bagi seluruh masyarakat. BULOG Papua juga memastikan bahwa seluruh biaya angkutan, baik udara, darat, maupun sungai, sepenuhnya ditanggung oleh Perum BULOG.

Distribusi dilakukan secara bertahap dan adaptif dengan target selesai sebelum perayaan Natal, ketika kebutuhan masyarakat meningkat signifikan. Kolaborasi erat dengan kepolisian terus menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran pengangkutan sekaligus memastikan keamanan komoditas di lapangan.

Secara keseluruhan, BULOG Papua terus mengoptimalkan seluruh moda distribusi untuk menjangkau empat kabupaten prioritas tersebut.

Penguatan distribusi pangan di Pegunungan Bintang, Nduga, Yahukimo, dan Intan Jaya merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam memastikan masyarakat di wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan) tetap dapat mengakses beras SPHP dengan harga sesuai ketentuan.

Dengan berbagai tantangan medan dan cuaca, BULOG menegaskan komitmennya memberikan pelayanan terbaik demi menjaga stabilitas pasokan pangan merata di seluruh Papua.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina
Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan
Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT
Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia
Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:39 WIB

MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina

Jumat, 17 April 2026 - 20:28 WIB

Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 06:50 WIB

Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT

Kamis, 16 April 2026 - 20:25 WIB

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Berita Terbaru