BULOG Matangkan Rencana Ekspor Beras untuk Jamaah Haji dan Umrah ke Arab Saudi

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perum BULOG menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah (dok. bulog)

Perum BULOG menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah (dok. bulog)

JAKARTA – Perum BULOG menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah guna mematangkan rencana ekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah Haji dan Umrah. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas penugasan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperluas pasar ekspor beras nasional.

Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Perum BULOG, Selasa (3/2/2026), menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, kesiapan teknis, serta langkah operasional agar pelaksanaan ekspor dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan sesuai standar pasar internasional, seiring semakin dekatnya musim Haji.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Direktur Keuangan Hendra Susanto, Direktur Pemasaran Febby Novita, dan Direktur Operasi Andi Afdal. Dari Kementerian Haji dan Umrah hadir Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jainul Effendi. Sementara itu, perwakilan Kementerian Perdagangan turut mengikuti rapat secara daring.

Dalam pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan membahas secara komprehensif berbagai aspek persiapan ekspor, mulai dari pemilihan dan standarisasi kualitas beras, penentuan kemasan dan harga, hingga penyusunan jadwal pengiriman serta skema distribusi yang efisien.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan optimisme terhadap peluang ekspor beras pada tahun ini. Ia menyebut dibukanya akses ekspor beras oleh Pemerintah Arab Saudi sebagai momentum penting sekaligus warisan kebijakan bagi pemerintah dalam mendorong Indonesia menjadi negara pengekspor beras.

“Alhamdulillah, peluang ekspor beras untuk keperluan Haji tahun ini dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini merupakan legacy bagi pemerintah untuk bisa mengekspor beras. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dan support dari seluruh kementerian dan lembaga, khususnya Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jainul Effendi, menegaskan pentingnya penggunaan beras lokal Indonesia demi kenyamanan dan kesehatan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Jamaah dari Tanah Air tidak terbiasa mengonsumsi nasi selain beras lokal. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan mereka selama beribadah. Karena itu, ekspor beras ini menjadi semangat bersama BULOG, Kementerian Perdagangan, dan seluruh pihak terkait,” jelas Jainul.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, BULOG juga melakukan uji tanak terhadap sejumlah sampel beras yang diusulkan untuk ekspor. Uji tanak ini bertujuan menilai tekstur, aroma, rasa, dan kualitas nasi setelah dimasak guna memastikan beras yang dikirim memenuhi preferensi konsumen serta standar mutu premium. Hasil uji tersebut akan menjadi dasar penentuan jenis beras dan merek yang digunakan dalam program ekspor.

Rapat koordinasi ini sekaligus menegaskan kesiapan Indonesia memanfaatkan momentum surplus beras nasional tahun 2025. Kondisi tersebut menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan sekaligus membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat peran sebagai eksportir beras di pasar global.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru