JAKARTA – Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Rusunawa Tipar, Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu (3/8/2025). Program bertajuk “Bulog Goes to Rusun” ini menyasar masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk membantu menekan harga pangan yang tengah berfluktuasi.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa pemilihan lokasi di rumah susun (rusunawa) bukan tanpa alasan.
“Kenapa kami sasar ke rusunawa-rusunawa? Karena kita ketahui bersama yang tinggal di rusunawa umumnya adalah masyarakat menengah ke bawah,” kata Rizal di Rusunawa Tipar, Cakung, Minggu (3/8/2025).
Rizal menegaskan, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan arahan langsung dari Presiden dan Menteri terkait agar harga pangan tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
“Ini sesuai perintah Bapak Presiden maupun Bapak Menteri, sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah supaya harga-harga pangan bisa ditekan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bulog bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dinas PPKUKM) DKI Jakarta, serta pengurus RT dan RW setempat.
“Kita bergandeng tangan dengan seluruh stakeholder yang ada di sini, termasuk dinas perdagangan dan pengurus lingkungan Rusunawa Tipar,” tambah Rizal.
Sejak pagi, ratusan warga antusias mendatangi lokasi operasi pasar murah ini. Mereka rela antre untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Komoditas yang dijual meliputi beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya. Semua dijual dengan harga flat dan lebih murah dari harga pasar.
“Tadi teman-teman media mungkin sudah lihat animo masyarakat cukup baik. Ini disambut meriah karena masyarakat betul-betul membutuhkan sembako murah,” kata Rizal.
Bulog memastikan, Gerakan Pangan Murah akan digelar secara berkelanjutan di berbagai rumah susun (rusunawa) lain di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah harga pangan yang masih bergejolak.
Penulis : lazir
Editor : ameri













