JAKARTA – Perum BULOG mengambil sejumlah langkah strategis untuk menindaklanjuti aspirasi para petani tebu di Kabupaten Blora terkait operasional PT Gendhis Multi Manis (GMM). Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperbaiki tata kelola, meningkatkan kinerja pabrik gula, serta menjaga kepentingan petani sebagai mitra utama.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengusulkan pergantian jajaran manajemen PT GMM dengan susunan kepemimpinan baru. Usulan tersebut menjadi respons atas berbagai masukan yang disampaikan petani tebu yang menginginkan pengelolaan perusahaan lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan.
Perubahan manajemen diharapkan mampu memperkuat koordinasi operasional di lingkungan perusahaan, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta membangun hubungan yang lebih harmonis antara pabrik gula dan petani tebu.
Selain pembenahan di tingkat manajemen, BULOG juga telah mengajukan usulan perbaikan mesin boiler PT GMM kepada pemegang saham melalui mekanisme yang berlaku. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan fasilitas produksi sehingga proses giling dapat berjalan lebih lancar dan produktivitas pabrik meningkat.
Perusahaan menilai keberlangsungan operasional pabrik gula yang optimal menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran penerimaan dan pengolahan hasil panen tebu petani. Karena itu, berbagai program perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum BULOG, Tomi Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya terus membuka ruang dialog dengan petani dan berupaya merespons setiap masukan yang disampaikan.
“Setiap masukan dari petani menjadi perhatian kami. Berbagai langkah perbaikan yang telah dilakukan merupakan bentuk komitmen BULOG untuk memastikan operasional perusahaan semakin baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi petani tebu dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurut Tomi, BULOG akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan proses pembenahan berjalan efektif. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya industri gula nasional yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kepastian bagi petani dalam menjalankan usaha budidaya tebu.
Penulis : lazir
Editor : ameri






