BALI – Bali Solidity Security Association (BSSA) secara resmi dan sah bernaung di bawah Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Bali.
Pengukuhan tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PHRI BPD Provinsi Bali serta pengesahan nama dan logo asosiasi pada Rabu (28/1/2026).
Ketua Umum Bali Solidity Security Association (BSSA), Putu Ngurah Suadnyana atau yang akrab disapa Ngurah Gersang, mengatakan bahwa keberadaan BSSA di bawah naungan PHRI merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran sektor keamanan dalam mendukung industri pariwisata Bali.
“Dalam kesempatan ini, kami Asosiasi BSSA mendukung program PHRI Provinsi Bali dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Ngurah Gersang dalam keterangan persnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pengukuhan pengurus BSSA periode 2026–2031. Menurutnya, dukungan lintas sektor menjadi modal penting dalam memperkuat profesionalisme dan peran satuan pengamanan di industri pariwisata.
BSSA merupakan asosiasi yang bergerak di bidang keamanan (security), khususnya pada sektor industri pariwisata, hotel, restoran, dan usaha sejenis. Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi antara pelaku keamanan dengan pelaku industri pariwisata dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.
“Mudah-mudahan pengurus yang baru ini selalu bersinergi dengan pemerintah untuk mempromosikan produk dan pariwisata, khususnya yang ada di Bali,” tambahnya.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua BPD PHRI Bali, Sekretaris Jenderal PHRI BPD Bali, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali, Direktorat Intelkam Polda Bali yang diwakili Kasubdit 4, Ketua Abujapi Bali, Ketua APSI Bali, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kesbangpol Provinsi Bali, manajemen hotel dan restoran di Provinsi Bali, serta anggota BSSA.(amy/jks)
Penulis : Jks
Editor : Ami













