NEW YORK, NEW JERSEY – Duel dua tim unggulan Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko berlangsung sengit dan penuh aksi. Pertandingan yang mempertemukan juara dunia lima kali dengan semifinalis Piala Dunia 2022 itu berakhir imbang 1-1 di New York/New Jersey Stadium, Sabtu (13/6/2026) waktu setempat atau Minggu (14/6/2026) WIB.
Laga ini menyajikan permainan terbuka sejak menit awal. Maroko mampu mengejutkan Brasil melalui serangan cepat yang berujung gol indah Ismael Saibari, sebelum Vinicius Jr membalas lewat aksi individu brilian untuk memastikan kedua tim berbagi satu poin.
Maroko tampil percaya diri menghadapi salah satu favorit juara. Tim berjuluk Atlas Lions berhasil memecah kebuntuan setelah Brahim Diaz mengirim umpan terobosan akurat yang membelah lini belakang Brasil.
Ismael Saibari yang bergerak tanpa kawalan langsung menyambut bola dan berlari memasuki kotak penalti. Dengan tenang, gelandang PSV Eindhoven itu mengangkat bola melewati kiper Alisson Becker yang mencoba menutup ruang tembak.
Gol tersebut membuat ribuan pendukung Maroko di stadion bergemuruh. Namun keunggulan itu hanya bertahan beberapa saat.
Brasil merespons cepat melalui bintang mereka, Vinicius Jr. Berawal dari umpan Bruno Guimaraes di sisi kiri area penalti, pemain Real Madrid itu menerima bola dalam posisi yang tampak tidak terlalu berbahaya.
Vinicius kemudian melakukan pergerakan khasnya dengan menusuk ke tengah sebelum melepaskan tembakan keras kaki kanan. Bola meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau Yassine Bounou, mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, pertandingan semakin menarik. Kedua tim saling bertukar serangan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Menjelang turun minum, Lucas Paqueta hampir membawa Brasil berbalik unggul melalui percobaan akrobatik di dalam kotak penalti. Namun, Bounou menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Memasuki babak kedua, Brasil lebih banyak menguasai bola dan meningkatkan intensitas serangan. Raphinha mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan tarik Vinicius, tetapi lagi-lagi Bounou tampil sigap untuk menggagalkan ancaman tersebut.
Di sisi lain, Maroko tidak hanya bertahan. Tim asuhan Walid Regragui tetap berbahaya melalui serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Selecao.
Pada masa injury time, Alisson menjadi penyelamat Brasil. Kiper Liverpool itu terlebih dahulu menepis tembakan jarak jauh Neil El Aynaoui sebelum bereaksi cepat mengamankan bola muntah yang disambar Ayoube Amaimouni.
Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-1 menjadi hasil akhir dari salah satu pertandingan paling menarik pada pekan pertama fase grup.
Hasil ini membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin di Grup C. Keduanya berada di bawah Skotlandia yang memimpin klasemen sementara dengan tiga poin setelah meraih kemenangan pada laga pembuka. Sementara Haiti masih berada di dasar klasemen tanpa poin.
Bagi Maroko, hasil imbang ini memperpanjang reputasi mereka sebagai tim yang mampu bersaing dengan kekuatan besar dunia. Sedangkan bagi Brasil, satu poin menjadi modal awal yang cukup, meski mereka masih harus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir pada laga berikutnya.
Klasemen Sementara Grup C Piala Dunia 2026
Skotlandia – 3 poin
Maroko – 1 poin
Brasil – 1 poin
Haiti – 0 poin
Pencetak Gol
Maroko: Ismael Saibari
Brasil: Vinicius Jr
Stadion: New York/New Jersey Stadium, East Rutherford
Hasil Akhir: Brasil 1-1 Maroko
Penulis : lazir
Editor : ameri






