Beras Catat Deflasi, Program SPHP BULOG Sukses Tekan Inflasi September 2025

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Papua gembira mendapatkan bantuan beras dari BULOG. (dok. bulog)

Warga Papua gembira mendapatkan bantuan beras dari BULOG. (dok. bulog)

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulanan (month-to-month) September 2025 sebesar 0,21 persen.

Namun menariknya, beras—komoditas pangan utama yang selama ini kerap menjadi pendorong inflasi—justru mencatat deflasi sebesar 0,13 persen dengan andil negatif -0,01 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa beras berperan penting dalam menahan laju inflasi umum bulan lalu.

Penurunan harga beras di September 2025 dipengaruhi oleh kombinasi faktor pasokan dan kebijakan pemerintah. Dari sisi pasokan, sejumlah daerah sentra produksi mulai memasuki masa panen gadu sehingga stok beras di pasar meningkat.

Sementara dari sisi kebijakan, intervensi pemerintah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan Perum BULOG terbukti efektif menjaga kestabilan harga.

Program SPHP dijalankan secara masif melalui tujuh saluran distribusi utama, meliputi pasar tradisional, ritel modern, jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama TNI, Polri, serta pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, distribusi juga dilakukan melalui outlet BUMN Pangan, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) BULOG, hingga penyaluran langsung berbasis komunitas.

Sepanjang September 2025, realisasi penyaluran beras SPHP mencapai 143.866 ton, meningkat 59 persen dibandingkan Agustus 2025. Angka ini menjadi realisasi tertinggi dalam tiga tahun terakhir untuk bulan September. Secara kumulatif, hingga 3 Oktober 2025 BULOG telah menyalurkan 462 ribu ton beras SPHP, atau sekitar 30 persen dari target nasional sebesar 1,5 juta ton.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum BULOG, Mokhamad Suyamto, menegaskan bahwa konsistensi pelaksanaan SPHP menjadi kunci menjaga stabilitas harga pangan strategis, khususnya beras.

“Fakta bahwa beras justru memberikan andil negatif terhadap inflasi September menunjukkan bahwa intervensi pemerintah melalui BULOG berjalan efektif. Kami memastikan SPHP terus dimasifkan melalui tujuh saluran distribusi utama, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dalam bentuk harga beras yang lebih terjangkau,” ujar Suyamto.

Ia menambahkan, dengan stok yang memadai dan strategi distribusi yang tepat, BULOG optimistis tekanan harga beras menjelang akhir tahun dapat terkendali.

Ke depan, BULOG berkomitmen untuk terus memperkuat ketersediaan stok nasional serta memastikan distribusi SPHP berjalan lancar di seluruh wilayah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah
BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor
Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga
Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya
Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali
Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba
Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah

Jumat, 17 April 2026 - 08:13 WIB

Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:08 WIB

Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali

Berita Terbaru