Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tahap Ketiga Tiba di Myanmar, Dukung Korban Gempa

- Penulis

Jumat, 4 April 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK  Pratikno  jelang bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Naypyidaw, Myanmar, pada Kamis (3/4/2025). (dok. rentak.id)

Menko PMK Pratikno jelang bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Naypyidaw, Myanmar, pada Kamis (3/4/2025). (dok. rentak.id)

JAKARTA – Indonesia kembali menunjukkan solidaritasnya terhadap korban gempa bumi di Myanmar dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga

Delegasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Naypyidaw, Myanmar, pada Kamis (3/4/2025).

“Kami membawa pesan duka cita dan keprihatinan dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat Myanmar. Ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antara dua bangsa, serta komitmen ASEAN dalam kerja sama kebencanaan,” ujar Pratikno setibanya di Naypyidaw, Myanmar.

Rombongan ini juga terdiri dari sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dan beberapa lembaga lainnya.

Sesampainya di Myanmar, delegasi Indonesia disambut secara resmi oleh Deputi Menteri Kesejahteraan Sosial, Bantuan dan Pemukiman Kembali Soe Kyi serta perwakilan dari Departemen Konsuler dan Urusan Hukum Kementerian Luar Negeri Myanmar, Win Thu Htet.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan serah terima simbolis bantuan kemanusiaan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Bantuan yang dikirimkan kali ini mencakup logistik penting seperti tenda, makanan, serta perlengkapan khusus untuk perempuan dan anak-anak.

Tidak hanya itu, pemerintah Indonesia juga mengirimkan tenaga kesehatan profesional yang akan bertugas selama 30 hari guna membantu penanganan korban di lokasi bencana.

“Kami turut membawa tim tenaga kesehatan yang akan bertugas selama 30 hari ke depan, sebagai bagian dari misi kemanusiaan ini,” tambah Pratikno.

Setelah prosesi penyerahan bantuan, Menko PMK dan rombongan mengunjungi beberapa titik terdampak gempa, termasuk area perumahan pegawai negeri sipil.

Di lokasi ini, tim USAR Indonesia berhasil menemukan lima korban jiwa yang tertimbun reruntuhan bangunan—tiga di antaranya ditemukan sehari sebelumnya, sementara dua lainnya ditemukan pada hari kunjungan berlangsung.

Selain itu, delegasi juga meninjau posko utama tim kemanusiaan Indonesia yang menjadi pusat koordinasi dan operasional selama misi penanganan bencana di Myanmar.

Pratikno memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas berada dalam kondisi baik dan siap melanjutkan operasi kemanusiaan.

Dengan pengiriman bantuan tahap ketiga ini, Indonesia menegaskan kembali komitmennya dalam membantu sesama, khususnya dalam situasi bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Myanmar dan memperkuat hubungan baik antara kedua negara,” tutup Pratikno. ***

 

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru