Banjir Madiun Rendam 109 Rumah, Pemkot Turun Tangan Salurkan Bantuan

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Madiun Rendam 109 Rumah, Pemkot Turun Tangan Salurkan Bantuan. (Antara News)

Banjir Madiun Rendam 109 Rumah, Pemkot Turun Tangan Salurkan Bantuan. (Antara News)

RENTAK.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun pada Sabtu (15/3/25) sore hingga malam mengakibatkan luapan air Kali Piring, merendam ratusan rumah warga di Kelurahan Pilangbango.

Genangan air setinggi hingga 50 cm membuat aktivitas warga lumpuh sementara.

Tak menunggu lama, Pemerintah Kota Madiun langsung bergerak cepat. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turun langsung ke lokasi banjir pada Minggu pagi.

Didampingi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri, ia menyerahkan paket bantuan berupa sembako, makanan siap saji, hingga kebutuhan mendesak lainnya kepada para korban.

“Total ada 109 keluarga yang terdampak banjir kali ini. Kami berupaya segera meringankan beban mereka dengan menyalurkan bantuan,” ujar Bagus Panuntun saat mengunjungi rumah-rumah warga.

Selain membagikan bantuan, tim gabungan juga fokus melakukan pembersihan di area sungai. Tumpukan bambu yang menghambat aliran Kali Piring menjadi salah satu penyebab utama air meluap ke permukiman.

“Setelah kami tinjau, banyak material seperti bambu yang menyumbat aliran sungai. Itu langsung kami bersihkan agar air cepat surut,” jelas Bagus.

Menurut data lapangan, ketinggian air di dalam rumah warga sempat mencapai 20 hingga 30 cm, sementara di jalanan genangan bisa mencapai 50 cm.

Saat ini, air memang sudah mulai surut, tetapi potensi banjir susulan tetap menjadi perhatian serius.

Pemkot Madiun juga berencana memaksimalkan fungsi Embung Pilangbango, yang selama ini menjadi salah satu penampung air di kawasan tersebut.

Bagus menegaskan perlunya evaluasi agar embung tersebut lebih efektif dalam meredam lonjakan debit air saat musim hujan.

“Kami akan duduk bersama pihak terkait untuk memastikan embung ini benar-benar optimal sebagai solusi jangka panjang,” tambahnya.

Meski kondisi sudah berangsur normal, warga diminta tetap waspada. Curah hujan tinggi diprediksi masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antaranews.com

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru