Bandara Sam Ratulangi di Manado Tetap Ditutup karena Abu Vulkanik, Opsi Reschedule dan Refund Disediakan

- Penulis

Jumat, 19 April 2024 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Sam Ratulangi sepi dari aktifitas (ist)

Bandara Sam Ratulangi sepi dari aktifitas (ist)

RENTAK.ID. MANADO – Penutupan operasional Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado diperpanjang selama 12 jam hingga 19 April pukul 18.00 WITA, berdasarkan informasi dari Notice to Airmen (NOTAM) nomor A1010/24 NOTAMR A1009/24.

Penutupan tersebut dilakukan karena masih adanya abu volkanik di airways dan hasil paper test menunjukkan positif Volcanic Ash (VA). Citra satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan sebaran abu sudah mengarah ke Barat, Barat Laut, Timur Laut, dan Tenggara, menutupi Manado dan Minahasa Utara.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko, menyatakan bahwa penanganan penumpang dilakukan dengan opsi reschedule atau refund, dan berlangsung dengan aman dan tertib.

“Akan memantau perkembangan erupsi Gunung Ruang, serta berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengantisipasi tindakan demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan,” katq Ambar, Jumat (19/4/2024).

Surat Edaran nomor SE 15 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Penerbangan pada Keadaan Force Majeure dan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 153 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Prosedur Collaborative Decision Making (CDM) Penanganan Dampak Abu Vulkanik terhadap Operasi Penerbangan melalui Integrated Web Based Aeronautical Information System Handling (I-WISH) menjadi pedoman pelaksanaan penanganan force majeure erupsi Gunung Merapi.

“Penutupan operasional Bandara Samratulangi disesuaikan dengan kondisi terupdate, dan berharap masyarakat, khususnya calon penumpang, dapat memaklumi kondisi force majeure demi keselamatan penerbangan,” katanya.

Semoga semua kembali normal dan kondusif. ***

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru