Amin Ak Dukung Larangan Tantiem Komisaris BUMN: Terobosan Berani dan Strategis

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amin Ak. (dok. rentak.id)

Amin Ak. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak, menyambut positif kebijakan Danantara yang melarang pemberian tantiem dan insentif kinerja bagi komisaris BUMN serta anak usahanya. Ia menilai langkah tersebut sebagai terobosan berani dan strategis untuk memperbaiki tata kelola BUMN.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Danantara. Ini adalah kebijakan penting untuk mendorong tata kelola BUMN yang lebih sehat, transparan, dan berorientasi pada kinerja,” tegas Amin, Minggu (10/8/2025)

Menurutnya, selama ini tantiem kerap tidak mencerminkan kinerja sebenarnya. Bahkan, ada kasus BUMN merugi namun komisaris tetap mendapat insentif, hingga dugaan manipulasi laporan keuangan demi membuka ruang pembagian tantiem.

Amin menilai larangan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan efisiensi di seluruh lini pemerintahan, termasuk BUMN. “Kalau kita ingin BUMN menjadi motor pembangunan dan bukan beban negara, maka orientasi keuntungan pribadi seperti tantiem tanpa ukuran kinerja objektif harus dihentikan,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan ini menjadi langkah awal reformasi menyeluruh di tubuh BUMN dan anak usahanya, menciptakan efisiensi struktural dan memperkuat budaya akuntabilitas.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WIB

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Berita Terbaru