JAKARTA -Sejumlah agenda penting berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan hari ini. Mulai dari pembahasan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), isu impor gula, hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjadi fokus rapat berbagai alat kelengkapan dewan (AKD).
Baleg DPR RI
Pukul 10.00 WIB, Badan Legislasi (Baleg) menggelar rapat Panja untuk melanjutkan pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi RUU tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2023 mengenai Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Agenda dilanjutkan dengan rapat pleno untuk pengambilan keputusan hasil pembahasan.
Komisi VI DPR RI
Masih pada pukul yang sama, Komisi VI DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat dengan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam membahas tata kelola serta pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan Batam.
Siang harinya, pukul 13.00 WIB, Komisi VI menggelar rapat kerja dengan Menteri Perdagangan beserta 11 perusahaan pemegang izin impor gula rafinasi. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan BUMN pangan, termasuk PT Rajawali Nusantara Indonesia, PTPN III, dan Perum BULOG.
Kemudian, pukul 15.00 WIB, Komisi VI menerima aspirasi masyarakat melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama paguyuban pensiunan PT Pertani, pensiunan Jiwasraya, anggota koperasi, serta sejumlah forum masyarakat terkait isu dana pensiun, perlindungan industri baja nasional, hingga permasalahan tanah ulayat.
Komisi IX DPR RI
Pada pukul 10.00 WIB, Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Kesehatan, Kepala BKKBN, Kepala BPOM, dan Kepala BGN. Agenda difokuskan pada penanganan isu program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Komisi XI DPR RI
Komisi XI DPR RI juga menggelar rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia. Pembahasan diarahkan pada strategi pendanaan guna menjaga keberlanjutan Dana Pensiun Bank Indonesia (Dapenbi).
Komisi XIII DPR RI
Komisi XIII DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat dengan Dirjen AHU Kemenkumham, Dirjen Imigrasi, Deputi Kementerian Sekretariat Negara, serta perwakilan Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia. Topik rapat meliputi status kewarganegaraan, dwi kewarganegaraan, serta permasalahan stateless yang dialami keluarga perkawinan campuran.
Komisi XII DPR RI
Pukul 14.00 WIB, Komisi XII DPR RI menggelar rapat dengan Dirjen Migas Kementerian ESDM, Dirut PT Pertamina Patra Niaga, serta perusahaan swasta seperti Shell, Vivo Energy, BP-AKR, dan ExxonMobil Indonesia. Fokus pembahasan terkait pasokan BBM untuk SPBU.
Lalu pada pukul 16.00 WIB, Komisi XII melanjutkan rapat dengan Deputi Kementerian Investasi/BKPM, Kementerian Lingkungan Hidup, Dirjen Migas, serta PT Petro Muba. Agenda ini membahas tindak lanjut Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 mengenai kerja sama pengelolaan wilayah kerja untuk peningkatan produksi minyak dan gas bumi.
Komisi V DPR RI
Sore hari pukul 15.00 WIB, pimpinan DPR RI bersama Komisi V DPR RI menerima Menteri Perhubungan, Menteri Sekretaris Negara, serta perwakilan asosiasi pengemudi independen dan asosiasi rumah berdaya pengemudi Indonesia. Pertemuan membahas aspirasi pengemudi dan isu transportasi.
Penulis : guntar
Editor : Gunawan Tarigan













