Agenda DPR RI 11 September 2025: Uji Kelayakan Hakim Agung, Finalisasi Pupuk Bersubsidi, dan Pembahasan RAPBN 2026

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR (foto.dok. rentak.id)

Gedung DPR (foto.dok. rentak.id)

JAKARTA – Sejumlah agenda strategis digelar di kompleks parlemen DPR RI pada Kamis (11/9/2025).

Mulai dari uji kelayakan calon hakim agung dan hakim ad hoc Mahkamah Agung, pembahasan RAPBN 2026, hingga finalisasi tata kelola pupuk bersubsidi.

Rangkaian rapat dimulai sejak pagi hari dengan berbagai pembahasan penting di tiap komisi dan badan di DPR.

Uji Kelayakan Hakim Agung Digelar Komisi III

Sejak pukul 10.00 WIB, Komisi III DPR RI menggelar fit and proper test terhadap calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung tahun 2025. Uji kelayakan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan calon hakim yang akan menduduki jabatan tertinggi di peradilan memiliki integritas dan kompetensi yang mumpuni.

Pada waktu yang bersamaan, Komisi V mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pejabat Eselon I Kementerian Pekerjaan Umum. Agenda utama rapat adalah pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian/Lembaga yang akan dimasukkan dalam RAPBN 2026.

Sementara itu, Komisi XI fokus membahas anggaran internal Kementerian Keuangan bersama jajaran pejabat Eselon I kementerian tersebut.

Selain itu, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) melakukan RDP dengan Chief Operational Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) untuk membahas tata kelola Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penyusunan laporan keuangan.

Di sisi legislasi, Badan Legislasi (Baleg) menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Habib Muksin Alatas. RDPU ini membahas penyusunan RUU tentang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP).

Finalisasi Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Jadi Sorotan

Memasuki pukul 13.00 WIB, BAKN DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) dan RDP dengan enam pihak penting, yakni:

Menteri Keuangan

Menteri Pertanian

Menteri Perdagangan

Menteri BUMN

CEO Danantara Indonesia

PT Pupuk Indonesia

Rapat ini membahas finalisasi penelaahan BAKN terhadap tata kelola pupuk bersubsidi.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem distribusi pupuk, meningkatkan transparansi, serta mencegah potensi penyimpangan yang kerap terjadi.

Pada waktu bersamaan, Komisi VI DPR RI menggelar RDP dengan Direktur Utama Pertamina beserta jajaran subholding.
Agenda rapat mencakup evaluasi kinerja Pertamina semester I tahun 2025, pembahasan roadmap 2025, dan sejumlah isu strategis di sektor energi.

Masih di jam yang sama, Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Sekolah Rakyat Diharapkan Menjadi Solusi Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia”.
Diskusi menghadirkan:

Abdul Fikri Faqih (Anggota Komisi X, Fraksi PKS)

Muhammad Hoerudin Amin (Anggota Komisi X, Fraksi PAN)

Ubaid Matraji (Koordinator Nasional JPPI)

Moderator: Friederich Batari (JPNN.com)

Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh dan RAPBN 2026

Pada pukul 14.00 WIB, Baleg DPR kembali mengadakan RDPU dengan Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla.
Pertemuan ini membahas RUU Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang menjadi salah satu agenda legislasi prioritas.

Kemudian, pukul 16.00 WIB, Komisi XI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan.
Agenda rapat ini adalah pengambilan keputusan terkait RKA Tahun 2026 Kementerian Keuangan yang akan menjadi bagian penting dalam RAPBN 2026.

Fokus DPR: Pupuk Bersubsidi dan Energi Nasional

Dari serangkaian agenda yang digelar hari ini, dua topik menonjol adalah pengelolaan pupuk bersubsidi dan evaluasi kinerja Pertamina.

Tata kelola pupuk bersubsidi menjadi perhatian khusus karena menyangkut ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, pembahasan kinerja Pertamina akan menjadi penentu arah kebijakan sektor energi dan roadmap perusahaan di tahun 2025.

Dengan banyaknya agenda strategis, DPR RI diharapkan mampu mengambil keputusan yang berdampak positif bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Said Abdullah Soroti Tantangan Kapolri Suyudi, Reformasi Polri Tak Cukup dengan Rotasi Pejabat
Agenda DPR Hari Ini 8 Oktober 2026: RRI, RUU Pemilu hingga Penutupan Masa Sidang Tag
Agenda DPR RI 7 Oktober 2026: Dewas RRI, RUU Perampasan Aset hingga Penetapan BPIH 2027
DPR Padat Agenda Legislasi Hari Ini, RUU Ketenagakerjaan hingga Perampasan Aset Masuk Pembahasan
Agenda DPR Hari Ini 5 Oktober 2026: RUU Perampasan Aset dan Satu Data Indonesia Dibahas
Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diadang, DPR Ungkap Ancaman Pidana hingga Rp1 Miliar
DPR Hari Ini: RUU Perampasan Aset, Statistik, LLAJ dan Perkoperasian Dibahas
Agenda DPR Selasa 29 September 2026: Paripurna Bahas APBN 2027, Sejumlah Komisi Soroti Isu Publik

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Said Abdullah Soroti Tantangan Kapolri Suyudi, Reformasi Polri Tak Cukup dengan Rotasi Pejabat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Agenda DPR Hari Ini 8 Oktober 2026: RRI, RUU Pemilu hingga Penutupan Masa Sidang Tag

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Agenda DPR RI 7 Oktober 2026: Dewas RRI, RUU Perampasan Aset hingga Penetapan BPIH 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:38 WIB

DPR Padat Agenda Legislasi Hari Ini, RUU Ketenagakerjaan hingga Perampasan Aset Masuk Pembahasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Agenda DPR Hari Ini 5 Oktober 2026: RUU Perampasan Aset dan Satu Data Indonesia Dibahas

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB