AAA Hidroponik by Kalia Farm Ajak Anak TK Cintai Pertanian Sejak Dini

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DEPOK – AAA Hidroponik by Kalia Farm terus menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pertanian modern yang ramah lingkungan. Bertempat di kawasan Cinangka, Sawangan, Depok, usaha yang digagas oleh Iptu DR. Umar Aryo Seno Junior, SH, MM. ini mengajarkan teknik bertani hidroponik yang mudah, efisien, dan sehat bagi semua kalangan.

“Visi kami adalah mengedukasi masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa, agar memahami cara bertani hidroponik. Sistem ini mudah dipraktikkan, tidak memerlukan lahan luas, dan hasilnya sehat karena tanpa pupuk kimia,” ujar Aryo di lokasi, Senin (13/10/2025).

Aryo menuturkan, AAA Hidroponik tak hanya fokus pada hasil pertanian, tetapi juga memiliki misi sosial dengan membuka akses edukasi gratis bagi masyarakat.
“Kami ingin berbagi ilmu, bukan sekadar mencari keuntungan. Tempat ini terbuka untuk siapa saja, baik pelajar maupun masyarakat umum, tanpa dipungut biaya,” katanya.

Menurut Aryo, hidroponik menjadi solusi pertanian perkotaan yang efisien di tengah keterbatasan lahan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bercocok tanam di rumah.

Menariknya, ide mendirikan AAA Hidroponik berawal dari hobi di masa pandemi Covid-19 tahun 2020.
“Awalnya hanya untuk mengisi waktu luang, tapi lama-kelamaan menjadi kegiatan bermanfaat bagi keluarga dan warga sekitar. Dari situ lahir visi untuk meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan masyarakat,” tutur Aryo yang juga merupakan anggota kepolisian.

Kini, AAA Hidroponik memiliki dua greenhouse di lahan seluas sekitar 500 meter persegi. Di dalamnya ditanam 14 jenis sayuran, mulai dari berbagai varietas selada hingga tanaman oriental.

Sebagai bagian dari kegiatan edukatif, AAA Hidroponik menerima kunjungan TK Islam Bhina Bangsa, Pamulang, Tangerang, melalui program “Farming Visit”. Para siswa diajak belajar langsung mengenal sayuran sehat, menanam, hingga memanen hasilnya secara hidroponik.

Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka belajar bagaimana menanam tanpa tanah menggunakan sistem air bernutrisi, yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kepala Sekolah TK Islam Bhina Bangsa, Prisuharti, mengatakan kunjungan ini menjadi bagian dari program tematik sekolah tentang hidup sehat dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kami ingin anak-anak mengenal bahwa sayur hidroponik itu sehat dan aman. Sejak dini, kami menanamkan kebiasaan makan sayur setiap hari,” ujarnya.

Selain edukasi pertanian, kegiatan ini juga diharapkan bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada anak-anak.
“Kami berharap kegiatan seperti ini menginspirasi anak-anak untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pegawai, tetapi juga pengusaha di bidang pertanian,” tambah Prisuharti.

Ia juga memberikan masukan agar AAA Hidroponik menyiapkan ruang edukasi yang lebih nyaman bagi anak-anak saat kegiatan belajar berlangsung.

Menutup kegiatan, Aryo berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai dunia pertanian melalui pendekatan edukatif seperti ini.
“Semoga dari sini tumbuh kesadaran bahwa bertani itu menyenangkan dan bisa menjadi peluang usaha di masa depan,” pungkasnya.

Penulis : guntar

Editor : gunawan tarigan

Berita Terkait

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai
Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan
SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga
PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan
Sekolah di Yogyakarta Perkuat Literasi dan Numerasi Lewat STEM Berbasis PISA
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
Dua Ruang Kelas Roboh Akibat Gempa Nagekeo, Guru SD Katolik Doki Tak Berhenti Mengajar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan

Rabu, 16 September 2026 - 14:01 WIB

SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga

Rabu, 16 September 2026 - 10:23 WIB

PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Minggu, 13 September 2026 - 08:15 WIB

200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Sekolah di Yogyakarta Perkuat Literasi dan Numerasi Lewat STEM Berbasis PISA

Berita Terbaru