Menunggu Restu Megawati: PDIP Buka Peluang Pertemuan dengan Prabowo

- Penulis

Kamis, 26 September 2024 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati Soekarnoputri kampanye di Banyuwangi

Megawati Soekarnoputri kampanye di Banyuwangi

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan bahwa pertemuan antara partai tersebut dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto sepenuhnya bergantung pada keputusan Ketua Umum PDIP, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/9/2023), Eriko Sotarduga, didampingi oleh Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pertemuan tersebut.

“Sampai hari ini belum ada pembicaraan mengenai pertemuan. Kami sudah berdiskusi dengan Bung Ronny dan teman-teman lainnya, namun belum ada perkembangan terbaru,” ujar Eriko kepada para wartawan.

Lebih lanjut, Eriko menjelaskan bahwa keputusan untuk mengadakan pertemuan merupakan hak prerogatif Megawati sebagai Ketua Umum. “Kita semua akan menunggu keputusan dari Ibu Ketua Umum. Itu adalah kebijakan beliau,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan PDIP bergabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, Eriko menyatakan bahwa dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, tidak dikenal istilah koalisi atau oposisi secara formal.

“Secara hukum, tidak ada terminologi koalisi atau oposisi. Ini adalah fakta yang harus dipahami, seperti yang juga disampaikan oleh Bung Ronny yang paham soal hukum,” jelas Eriko.

Meski demikian, Eriko memastikan bahwa hubungan antara Megawati dan Prabowo tetap harmonis.

“Secara pribadi, saya bisa pastikan bahwa hubungan Ibu Ketua Umum dengan Pak Prabowo sangat dekat. Bahkan, tidak ada yang dirahasiakan mengenai kedekatan mereka, terutama sejak masa pemerintahan Ibu Mega,” pungkasnya.

Eriko mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu keputusan Megawati terkait kemungkinan pertemuan dengan Prabowo. (***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru