Cegah Stunting, Kader Posyandu Aceh Tamiang Latih Penguatan Kapasitas

- Penulis

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang konsisten terhadap upaya penurunan angka stunting.

Tercatat angka stunting mengalami lonjakan pada saat wabah Covid-19 melanda. Ketakutan masyarakat akan imunisasi yang dianggap sebagai proses penyuntikan vaksin.

“Mengaktifkan dan memaksimalkan posyandu menjadi salah satu cara penurunan stunting. Karena saat Covid-19, masyarakat pada takut untuk membawa anak ke posyandu, akibatnya angka stunting melonjak”, ujar Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra di aula Bappeda, saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Aceh Tamiang T.A. 2024 Senin (26/2/2024).

Dikatakan Asra, dalam mengurangi angka stunting, sangat penting mencegahnya dari sejak persiapan kehamilan. Oleh karena itu, para kader diminta untuk aktif memberikan pemahaman yang kuat pada calon ibu dan orang tua.

“Negara tidak akan kuat, jika masih banyak anak stunting,” ucapnya.

Dijelaskannya, melahirkan bayi yang sehat, akan berdampak pada kemajuan negara 20-30 tahun ke depan. Pun dengan sebaliknya. Karena itulah, sambung Asra, penanggulangan stunting menjadi program strategis nasional.

“Hari ini, semua pihak ikut andil dalam penanggulangannya stunting, dan ini wajib menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Diperlukan tindakan kolaborasi yang kuat oleh semua pihak,” tegasnya.

Sebelumnya, kepala Bappeda, M. Zein, melaporkan, total peserta yang akan dibina mencapai 295 orang yang akan dibagi dalam beberapa gelombang.

Para kader posyandu nantinya akan dilatih kembali mengalibrasi dan menggunakan alat ukur berat dan tinggi balita, serta sejumlah kompetensi teknis dasar lainnya terkait kerja-kerja kader posyandu.(***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru