Presiden Tidak Netral, TPN Tetap Optimistis Ganjar-Mahfud Menang Satu Putaran

- Penulis

Jumat, 26 Januari 2024 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPN Ganjar-Mahfud

TPN Ganjar-Mahfud

RENTAK.ID – Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo – Mahfud MD tetap optimistis akan memenangkan Pemilihan Presiden pada tanggal 14 Februari 2024 dalam satu putaran meskipun Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan kontroversial mengenai kampanye dan dukungan presiden.

Justru berbagai komentar Presiden yang terungkap sejak usai debat capres-cawapres yang ketiga sampai saat pernyataan di Lanud Halim Perdanakusuma kemarin semakin menambah sentimen negatif pada Joko Widodo.

“Melihat triangulasi big data TPN, posisi saya tidak berubah seperti dua pekan lalu, bahkan makin ke sini makin yakin Ganjar-Mahfud menang satu putaran pada Pilpres 14 Februari 2024,” kata Deputi Politik 5.0 TPN, Andi Widjajanto, dalam konferensi pers di Media Center TPN, Kamis, 25 Januari 2024. Dipandu Direktur Eksekutif Komunikasi Informasi dan Juru Bicara TPN Tomi Aryanto ini, Andi menjadi narasumber bersama Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud Todung Mulya Lubis.

Andi menambahkan, keyakinannya makin kuat dengan melihat kerja keras Ganjar, Mahfud, Tuan Guru Bajang, Yenny Wahid, Arsjad Rasjid, Andika Perkasa, dan tokoh-tokoh TPN lainnya yang berkeliling Indonesia. “Selain itu, hasil empat debat terakhir menunjukkan hanya Ganjar-Mahfud yang terus ada di sentimen positif. Di sisi lain, Prabowo-Gibran terus berada di sentimen negatif,” ujarnya.

Andi khususnya tentang Joko Widodo menerangkan hasil analitik media sosial TPN menunjukkan bahwa presiden cenderung berada di wilayah sentimen negatif, terutama sejak mengomentari debat capres bertema pertahanan. Dalam sebulan terakhir, sentimen negatif kepada Joko Widodo mencapai -62 persen dan dalam tujuh hari terakhir bahkan telah mencapai -93 persen.

“Khusus hari ini, sentimen negatif terkait pernyataan di Halim kemarin menunjukkan minus 96 persen di akun ‘X’ Twitter. Netizen menginginkan netralitas presiden dan tidak ingin Joko Widodo memiliki keberpihakan didasarkan pada konflik kepentingan karena anaknya menjadi cawapres dan ketua umum partai, sementara identitas partai Joko Widodo belum berubah,” papar Andi.

Terkait dengan wacana pertemuan Megawati dan Joko Widodo, Andi mengungkapkan bahwa pertemuan itu pasti terjadi setelah Ganjar-Mahfud menang pada pilpres. “Sebelum itu, kami fokus pada pemenangan pemilu pada 14 Februari 2024,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru