Dirut BULOG Ajak Pengusaha Penggilingan Padi Jaga Mutu Beras, Stok CBP Tembus 5,4 Juta Ton

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani  terjun langsung melakukan dialog dengan para pengusaha penggilingan padi. (foto. bulog)

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani terjun langsung melakukan dialog dengan para pengusaha penggilingan padi. (foto. bulog)

SUMEDANG – Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han terjun langsung melakukan dialog dengan para pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (1/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara BULOG dan pelaku usaha penggilingan dalam menjaga kualitas beras nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Dalam dialog tersebut, Dirut BULOG menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak hanya ditentukan oleh besarnya volume pengadaan, tetapi juga oleh konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga mutu beras sejak proses penggilingan hingga penyimpanan dan penyaluran kepada masyarakat.

“Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan BULOG agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik,” ujar Ahmad Rizal.

Direktur Utama menyampaikan bahwa stok beras yang dikelola BULOG saat ini mencapai 5,4 juta ton, sehingga fokus perusahaan tidak hanya pada pengadaan, tetapi juga pada pemeliharaan kualitas selama masa penyimpanan hingga proses distribusi.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Barat, Direktur Utama juga melakukan monitoring ke mitra penggilingan CV Sarana Putra 2 di Kabupaten Sumedang.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung proses produksi, mulai dari penerimaan gabah, penggilingan, hingga hasil akhir beras yang diproduksi, sekaligus memastikan seluruh proses memenuhi standar kualitas yang ditetapkan BULOG.

Selain itu, Direktur Utama melaksanakan inspeksi ke Gudang Filial Kordon untuk memastikan kesiapan infrastruktur penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah.

Dalam peninjauan tersebut, beliau mengecek kualitas fisik beras, kebersihan gudang, sistem penyimpanan, sirkulasi stok, hingga kesiapan sarana pendukung agar mutu beras tetap terjaga selama masa penyimpanan.

“Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal. Pengamanan gudang-gudang BULOG diperkuat melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri guna menjaga keamanan stok Cadangan Beras Pemerintah sehingga proses penyimpanan dan distribusi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar,” tambah Dirut BULOG.

Menurut Rizal, kolaborasi antara pemerintah, BULOG, pelaku usaha penggilingan, serta dukungan aparat keamanan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Ia berharap komunikasi yang terjalin dengan para pengusaha penggilingan dapat terus diperkuat sehingga peningkatan kualitas beras nasional dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui dialog bersama para pelaku usaha penggilingan padi ini, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas beras nasional, memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan dan ketahanan pangan Indonesia yang berkelanjutan.

 

 

 

 

Penulis : lazir

Editor : bedu

Berita Terkait

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru