Pendaftaran TKA 2026 Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Penyempurnaan Tes Kemampuan Akademik

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMA (ilustrasi kemendiksaintek)

Pelajar SMA (ilustrasi kemendiksaintek)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 untuk peserta didik jenjang SMA/SMK/MA dan sederajat. Masa pendaftaran berlangsung mulai 27 Juli hingga 27 September 2026, sedangkan pelaksanaan tes utama dijadwalkan pada 26 Oktober sampai 8 November 2026 dengan sejumlah penyempurnaan dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya.

TKA merupakan instrumen asesmen akademik berstandar nasional yang bertujuan mengukur capaian belajar peserta didik secara objektif. Hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, sekaligus menjadi dasar penyediaan data yang kredibel untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, mengatakan penyelenggaraan TKA tahun ini dipersiapkan lebih matang dengan rentang waktu pelaksanaan yang lebih panjang agar seluruh tahapan dapat berjalan optimal.

“Tahun ini harapannya kita menjadi lebih baik dan lebih siap untuk menyambut masa persiapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik karena waktu pelaksanaannya lebih panjang. Dengan waktu yang lebih memadai, sekolah maupun peserta memiliki kesempatan lebih baik untuk melakukan persiapan,” ujar Rahmawati, Selasa (28/7/2026)

Ia menjelaskan, berbagai evaluasi dari pelaksanaan TKA tahun lalu menjadi dasar penyempurnaan kebijakan pada tahun ini. Salah satu perubahan yang dilakukan adalah pengaturan jadwal ujian sehingga peserta hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib setiap hari.

Selain itu, durasi pengerjaan setiap mata pelajaran diperpanjang menjadi 75 menit agar peserta memiliki waktu yang lebih leluasa dalam menyelesaikan soal.

Kemendikdasmen juga memperluas cakupan mata pelajaran kejuruan dengan menambah pilihan berdasarkan rumpun program keahlian. Kini tersedia 50 mata pelajaran kejuruan, sehingga asesmen dinilai lebih relevan dengan kompetensi peserta didik di sekolah kejuruan.

Penyempurnaan lainnya mencakup pemberian kesempatan kepada peserta yang masih memiliki data residu untuk tetap melakukan pendaftaran sambil melakukan perbaikan data. Pengawasan pelaksanaan TKA juga akan diperkuat melalui pelibatan lebih banyak perguruan tinggi sebagai mitra pengawas.

Tak hanya itu, pelaksanaan TKA tahun ini juga mulai diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN) guna meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas penyelenggaraan asesmen secara nasional.

Kemendikdasmen mengimbau seluruh calon peserta memastikan data pribadi telah sesuai sebelum melakukan pendaftaran. Seluruh informasi mengenai persyaratan, jadwal, mekanisme pendaftaran, hingga panduan pelaksanaan dapat diakses melalui kanal resmi Kemendikdasmen dan Pusat Asesmen Pendidikan.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, menegaskan bahwa penyempurnaan TKA merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan sistem asesmen yang lebih baik.

“Berbagai penyempurnaan dalam penyelenggaraan TKA tahun ini merupakan wujud komitmen Kemendikdasmen untuk terus menghadirkan asesmen yang semakin berkualitas, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan murid. Kami mengajak seluruh calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan,” kata Toni.

Melalui penyelenggaraan TKA 2026 yang telah disempurnakan, Kemendikdasmen berharap seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan capaian akademiknya melalui asesmen yang objektif, kredibel, dan berintegritas, sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai
Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan
SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga
PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan
Sekolah di Yogyakarta Perkuat Literasi dan Numerasi Lewat STEM Berbasis PISA
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
Dua Ruang Kelas Roboh Akibat Gempa Nagekeo, Guru SD Katolik Doki Tak Berhenti Mengajar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:08 WIB

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan

Rabu, 16 September 2026 - 14:01 WIB

SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga

Rabu, 16 September 2026 - 10:23 WIB

PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Minggu, 13 September 2026 - 08:15 WIB

200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan

Berita Terbaru