RENTAK.ID -Amerika Serikat membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil meyakinkan setelah menundukkan Paraguay 3-1 pada laga perdana fase grup. Bermain di Stadion SoFi, Inglewood, California, Jumat (13/6/2026) malam waktu setempat, tim asuhan Mauricio Pochettino tampil dominan di hadapan puluhan ribu pendukungnya.
Kemenangan USMNT ditentukan oleh gol bunuh diri Damián Bobadilla serta dua gol penyerang andalan Folarin Balogun. Sementara itu, Paraguay hanya mampu membalas melalui gol Mauricio pada babak kedua.
Tuan rumah langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan. Hasilnya, laga baru berjalan tujuh menit ketika Paraguay melakukan kesalahan fatal. Damián Bobadilla yang berusaha menghalau bola di area berbahaya justru mengarahkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Amerika Serikat unggul cepat 1-0 dan membakar semangat para pendukung yang memadati stadion.
Keunggulan dini membuat Amerika Serikat semakin percaya diri. Duet Tyler Adams dan Weston McKennie tampil solid menguasai lini tengah, sementara Paraguay yang mengandalkan kreativitas Miguel Almiron dan Julio Enciso kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi tuan rumah berlanjut hingga menit ke-30. Folarin Balogun sukses menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang dari rekannya. Penyerang kelahiran New York itu kembali menunjukkan ketajamannya menjelang turun minum melalui sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Paraguay.
Gol kedua Balogun tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 bagi Amerika Serikat. Berdasarkan catatan Fox News, raihan tiga gol dalam kurun waktu tersebut menjadi salah satu start tercepat yang pernah dicatatkan AS dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.
Memasuki babak kedua, Paraguay mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73 saat Mauricio berhasil menjebol gawang Amerika Serikat dan memperkecil kedudukan menjadi 3-1.
Pertandingan juga diwarnai momen kontroversial yang melibatkan kapten Amerika Serikat, Tim Ream. Bek senior itu sempat diganjar kartu kuning oleh wasit Danny Makkelie. Namun setelah meninjau tayangan VAR, sang pengadil membatalkan keputusannya karena menilai Miguel Almiron melakukan simulasi.
Mantan wasit Liga Primer Inggris, Mark Clattenburg, menilai keputusan tersebut sudah sesuai prosedur. Menurutnya, wasit berhak mengoreksi keputusan awal jika ditemukan adanya kesalahan identifikasi pelanggaran.
“Karena dia sudah memberikan kartu kepada Ream, wasit dapat menggunakan prosedur kesalahan identifikasi dan kemudian memberikan peringatan kepada Almiron,” ujar Clattenburg.
Media Inggris Independent melaporkan bahwa FIFA telah dimintai keterangan terkait proses peninjauan VAR tersebut, yang dinilai cukup jarang terjadi dalam pertandingan level internasional.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Amerika Serikat untuk melangkah ke fase berikutnya. Setelah meraih tiga poin perdana, Christian Pulisic dan kawan-kawan dijadwalkan menghadapi Australia pada 19 Juni mendatang di Seattle.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan






