DPR Dorong Penguatan Industri Nasional untuk Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR, Novita Hardini (foto. lazir)

Anggota Komisi VII DPR, Novita Hardini (foto. lazir)

JAKARTA — Penguatan sektor industri dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat. Industri dipandang sebagai salah satu penggerak utama perekonomian karena mampu menciptakan nilai tambah sekaligus membuka lapangan kerja.

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan bahwa sektor industri memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Karena itu, kebijakan yang mendukung perkembangan industri nasional perlu terus diperkuat dan dijalankan secara konsisten.

“Penguatan industri nasional harus dilakukan secara terintegrasi melalui kebijakan yang berpihak pada pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap pelaku usaha,” ujar Novita dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurut Novita, sektor industri tidak hanya berfungsi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan berbagai kebijakan industri berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Ia menilai dukungan regulasi yang jelas, peningkatan investasi, serta penguatan rantai pasok dalam negeri menjadi faktor penting untuk memperkuat struktur industri nasional.

Sebagai anggota Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset, teknologi, dan perindustrian, Novita juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga riset dalam mendorong inovasi di sektor industri.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak tersebut akan membantu meningkatkan produktivitas sekaligus memaksimalkan pemanfaatan potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia.

Novita juga mengingatkan bahwa pengembangan industri nasional sebaiknya tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Aspek keberlanjutan, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu menjadi bagian dari strategi pembangunan industri.

“Langkah ini penting agar pertumbuhan industri dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan,” katanya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:27 WIB

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Berita Terbaru